Perkembangan kecerdasan buatan (AI) menuntut siswa memiliki kemampuan literasi informasi dan komunikasi digital yang baik untuk menyaring, memahami, dan memanfaatkan informasi secara bijak. Namun, masih ditemukan rendahnya pemahaman siswa terhadap etika digital, keamanan data, serta penggunaan AI secara bertanggung jawab di SMA Negeri 7 Medan. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya berpikir kritis dalam menerima informasi serta memahami peluang dan tantangan penggunaan AI dalam dunia Pendidikan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan edukatif-partisipatif. Materi yang disampaikan antara lain pengenalan literasi informasi digital, etika komunikasi digital, keamanan digital, pemanfaatan AI dalam pendidikan, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi hoaks dan misinformasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 31,6% dari nilai pre-test 55,4% menjadi 87% pada post-test. Peningkatan tertinggi terdapat pada indikator pemanfaatan AI dalam pendidikan sebesar 40%, yang menunjukkan bahwa siswa mulai memahami penggunaan AI secara positif dan produktif dalam mendukung proses pembelajaran. Diharapkan danya pelatihan berkelanjutan agar siswa mampu menggunakan teknologi AI secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026