Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PODCAST MEDAN ORBIT MELALUI TEMA PODCAST 100 HARI KINERJA WALIKOTA MEDAN Niscaya Hia; Evi Enitari Napitupulu; Mercy Magdalena Daeli
Jurnal Visi Komunikasi Vol 21, No 02 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v21i02.17669

Abstract

Penelitian ini dilakukan dikantor media Orbit Digital Kota Medan yang bergerak dalam bidang media cetak. Adapun tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana efektivitas komunikasi interpersonal dalam podcast Medan Orbit antara host dan narasumber melalui salah satu tema podcast 100 hari kinerja Walikota Medan yang di upload dalam platform youtube Medan Orbit sendiri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder. Sumber data primer di dapatkan dari hasil wawancara mendalam dengan 7 (tujuh) orang informan, yang terdiri dari Pimpinan redaksi/ host, narasumber, editor, dan penonton podcast Medan Orbit sendiri dan data sekunder di dapatkan dari sumber jurnal, buku, internet. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik observasi dilakukan dengan terlebih dahulu mendatangi lokasi dan pengamatan terhadap fenomena. Teknik wawancara dilakukan dengan terstruktur dan menggunakan pedoman wawancara. Analisis data penelitian bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam podcast Medan Orbit pada konten video dengan tema 100 hari kinerja Walikota Medan dilakukan dengan efektif.
GAYA KOMUNIKASI SEORANG PEMIMPIN DALAM MEMOTIVASI PARA DOSEN UNTUK MELAKUKAN TRIDARMA Lumbantoruan, Rachel Mia Lorenza; Napitupulu, Evi Enitari; Zebua, Anugerah
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 01 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i01.23565

Abstract

Seorang Pemimpin membutuhkan ketrampilan kepemimpinan dan gaya komunikasi sebagai pendukung upaya meningkatan kapasitas individu dan kinerja suatu organisasi, apapun bentuk organisasi dan dimanapun organisasi tersebut berada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya komunikasi dan motivasi seorang pimpinan di Universitas Sari Mutiara Indonesia (USM-Indonesia) dalam memotivasi para dosen untuk melakukan Tridarma. Peneliti menggunakan teori gaya komunikasi dan motivasi kerja dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang bersifat kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah beberapa pimpinan yang ada di USM-Indonesia. Hasil penelirian menunjukkan bahwa Gaya komunikasi pimpinan diwujudkan melalui gaya kerja atau cara bekerjasama dengan orang lain secara konsisten. Melalui apa yang dikatakannya (bahasa) dan apa yang diperbuatnya (tindakan). Gaya komunikasi akan memberikan pengetahuan tentang bagaimana perilaku orang-orang dalam suatu lembaga ketika mereka melaksanakan tindakan dalam menyampaikan berbagai informasi dan gagasan. Pimpinan didalam suatu lembaga mempunyai ciri-ciri dan karakter yang berbeda-beda sesuai dengan kepribadiannya masing-masing. Kondisi seperti ini yang mencerminkan bahwa gaya komunikasi pimpinan setiap lembaga atau perusahaan akan berbeda.
Pelatihan Komunikasi Interpersonal Dalam Keluarga Di Fakultas Ekonomi Dan Ilmu Sosial Universitas Sari Mutiara Indonesia Hia, Niscaya; Margareth Sarah, Eva; Napitupulu, Evi Enitari
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu memiliki cara berfikir yang berbeda, terutama dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Ada yang bersikap santai, ada yang bersikap cuek seperti tidak memiliki masalah, bahkan ada yang mensikapi sesuatu dengan emosi. Hal ini di pengaruhi karena masing-masing individu memiliki karakteristik yang berbeda, cara berkomunikasi yang berbeda, dan terkadang semua itu menjadi masalah dalam kehidupan sehari hari. Hal ini sering menjadi penghambat dalam menciptakan komunikasi yang efektif, sikap emosional yang berlebihan bagi masing-masing individu saat menghadapi situasi tertentu dapat memperburuk proses komunikasi. Tim pengabdian kepada masyarakat melakukan pelatihan kepada mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Sari Mutiara Indonesia. Dengan adanya pelatihan ini, tim PKM berharap komunikasi interpersonal dalam keluarga dapat berlangsung secara efektif
Pelatihan Public Speaking Yang Baik Dan Benar Bagi Mahasiswa Yang Dilaksanakan Di Universitas Sari Mutiara Indonesia Napitupulu, Evi Enitari; Luga, Noyanta; Simamora, Nurhawati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa membutuhkan upaya besar untuk membangun kepercayaan diri untuk berbicara di depan orang lain. Kekhawatiran, ketakutan, rasa malu, ketidakpercayaan diri, dan ketidaknyamanan adalah beberapa faktor yang mempengaruhi mahasiswa. Namun, tidak ada jalan pintas untuk mendapatkan sukses Mahasiswa juga membutuhkan upaya berkelanjutan untuk mempertajam mereka dalam kemampuan berkomunikasi di hadapan audiens dan untuk melatih komunikasi verbal mereka. Tidak banyak orang yang tahu bahwa berbicara di depan umum memiliki kekuatan untuk memecahkan banyak masalah serta salah satu fungsi publik yang paling dibutuhkan. Di sisi lain, Jika kita memiliki kemampuan yang baik dalam berbicara di depan umum, kita dapat memiliki kemampuan unggul dari kebanyakan orang lainnya. Disinilah fungsi pelatihan ini berguna bagi mahasiswa untuk mempersiapkan dan membekali mereka agar dapat unggul dalam berkomunikasi secara publik dan dalam karir mereka mendatang. Menurut David Zarefsky Public speaking merupakan bentuk komunikasi berkelanjutan, melalui pesan maupun melalui lambang dengan cara interaksi dengan pembicara dan audience. Dari pengertian David Zarefsky maka dapat disimpulkan pengertian dari Public Speaking tersebut merupakan keterampilan dan kemampuan dalam berbicara di depan banyak orang. Orang tersebut bisa menjelaskan atau mempresentasikan sesuatu agar lebih mudah dipahami oleh pendengar. Program Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini akan dilaksanakan dengan menggunakan Metode Deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data melalui Dokumentasi dari pelatihan public speaking dari para mahasiswa. Adapun juga kami selaku panitia pelatihan akan melakukan pembekalan materi tentang public speaking. Setelah itu dilakukan pembagian kelompok public speaking, menyusun acara dan sekaligus praktik untuk menjadi pembawa acara dalam acara tersebut. Selanjutnya kami akan melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan pelatihan terkait dengan pendampingan public speaking.
Sosialisasi Public Relations dan Manajemen Krisis Rachel Mia Lorenza Lbn Toruan; Evi Enitari Napitupulu; Eben Ezer Sibagariang; Asiri Putri Halawa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman terkait fungsi Public Relations dan cara atau strategi manajemen krisis yang dapat diterapkan oleh sebuah perusahaan atau organisasi. Permasalahan yang dihadapi adalah seorang Public Relations atau humas dalam sebuah perusahaan atau organisasi terkadang kesulitan dalam memahami bagaimana peran serta seorang Public Relations atau humas dalam mengatasi krisis yang terjadi atau akan terjadi. Kurangnya pemahaman lebih lanjut terkait bagaimana krisis bisa terjadi dan strategi penanganannya dapat menjadi sebuah kendala dalam kinerja seorang Public Relations atau humas. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini ialah 1) para pegawai mengetahui fungsi Public Relations atau humas dalam sebuah perusahaan atau organsiasi, 2) para pegawai mengetahui defenisi manajemen krisis, 3) para pegawai khususnya divisi humas memahami awal mula munculnya krisis dan strategi penanganan krisis. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di PT. Tri Sakti Purwosari Makmur.
INTERAKSIONISME PIHAK KELURAHAN SIMALINGKAR B TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR PADA KEGIATAN POSBINDU YANG DILAKSANAKAN DI BALAI KELURAHAN Evi Enitari Napitupulu; Nurhawati Simamora; Billy Dio Aldiranta Ge'e
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pelatihan Interaksionisme pada kegiatan POSBINDU sebagai salah satu upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Objek pengabdian masyarakat ini adalah seluruh masyarakat simalingkar B. Pemerintah lebih memperhatikan kesehatan masyarakat kesehatan masyarakat guna untuk mengontrol dan menjaga kesehatan secara optimal. Mengingat banyaknya jenis penyakit saat ini diperlukan pemeriksaan yang serius pada setiap masyarakat, oleh karenanya pemerintah memiliki tugas melalakukan interaksi baik berupa penyuluhan terhadap masyarakat agar selalu memperhatikan kesehatannya melalui program POSBINDU yang telah disediakan. Hasil dari kegiatan ini yaitu (1) Secara umum, peserta mampu memahami materi Interaksionisme pada kegiatan POSBINDU yang diberikan dengan baik, (2) Pelatihan yang dilakukan dengan cara simulasi satu kasus masyarakat maka terjadi optimisme peserta terhadap kemampuan menjaga kesehatan.
Pentingnya Komunikasi Antar Pribadi Untuk Mengatasi Konflik Yang Terjadi Dalam Organisasi Di Lingkungan Universitas Sari Mutiara Indonesia Evi Enitari Napitupulu; Rachel Mia Lorenza Sihombing; Kasidiani Ndruru
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan kegiatan dasar manusia. Dengan berkomunikasi, kita dapat terhubung satu sama lain baik dalam Kehidupan sehari-hari di rumah, di tempat kerja, di pasar, di dalam ruangan dalam masyarakat atau dimanapun orang berada. Fungsi komunikasi dalam sebuah organisasi adalah cara untuk mengubah perilaku, Mempengaruhi perubahan, menyampaikan informasi dan mencapai tujuan. Dari kegiatan tim pengabdian masyarakat menyimpulkan bahwa dengan diadakannya ceramah Pentingnya Komunikasi Antar Pribadi Untuk Mengatasi Konflik Yang Terjadi Dalam Organisasi Di Lingkungan Universitas Sari Mutiara Indonesia apabila terjadi konflik dalm organisasi dimasa depan maka dapat diatasi dengan memperhatikan komunikasi antar pribadi.
Pengaruh Digital Branding Terhadap Minat Kunjung Pada Pelanggan D’raja Coffee Napitupulu, Evi Enitari; Toruan, Rachel Mia L. Lbn; Sihombing, Martha
JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jlmk.v8i2.5571

Abstract

D’raja Coffee merupakan sebuah kedai kopi yang cukup popular di Kota Medan. Pelangganya datang dari berbagai kalangan umur. Seiring dengan potensi pasar kuliner yang bukan hanya merupakan tempat makan namun juga menyajikan kenyamanan bagi para pengunjungnya. Hal ini menjadikan menjadikan D’raja Coffee yang berdiri tahun 2013 ini setiap harinya cukup ramai dikunjungi pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui digital branding berpengaruh terhadap minat kunjung pada pelanggan D’raja Coffee. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini merupakan konsumen D’raja Coffee sebanyak 4.200 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 98 responden dengan menggunakan teknik Sample Random Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah Uji Instrument, Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi Linear Sederhana, Uji Hipotesis serta Uji Koefisien Determinasi dengan menggunakan program SPSS Version 24 for Windows, Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan melalui uji parsial (uji t) dapat dilihat bahwa variabel Digital Branding nilai thitung 8,027 > ttabel 1,98498 artinya positif. Dimana nilai p-value pada kolom Sig. 0,000 < 0,05 artinya signifikan. Hal ini menjelaskan bahwa Digital Branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung pada pelanggan D’raja Coffee Gatot Subroto Medan, sehingga dapat disimpulkan hipotesis diterima.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjung pada pelanggan D’raja Coffee serta Digital Branding mempengaruhi minat kunjung pada pelanggan D’raja Coffee sebesar 40,20%, hal ini dapat diartikan bahwa 59,80% dipengaruhi oleh variabel lain diluar persamaan variabel yang tidak diteliti.
Pelatihan Membaca dan Menulis Naskah Berita pada Siswa/i di SMA Negeri 5 Medan Lumban Toruan, Rachel Mia; Evi Enitari Napitupulu; Nurhawati Simamora; Mega Ulva Sari Sihombing; Sinilia Bohalima
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berita dapat diartikan sebagai sebuah infomasi atau pun laporan yang berdasarkan pada fakta atau kebenaran melalui peristiwa atau kejadian tertentu yang disiarkan ke media tertentu. Dalam penyampaian sebuah berita, diperlukan perhatian pada teknik penulisan berita yang memuat 5W+1H antara lain what (apa), who (siapa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa), dan how (bagaimana). Penggunaan 5W+1H dalam berita dapat membuat isi berita lebih jelas. Dalam proses jurnalistik, penulisan berita penting untuk diperhatikan sehingga dapat dibaca oleh pembawa berita (news anchor) dengan baik dan benar. Pentingnya pemahaman dalam penulisan dan pembacaan berita dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam penyebaran sebuah berita. Di dunia pendidikan, berita sudah menjadi salah satu bahan ajar di tingkat sekolah. Oleh sebab itu penting untuk melakukan pelatihan mengenai menulis dan membaca berita di tingkat SMA untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa dalam menulis dan membaca sebuah berita. Tim pengabdian memilih SMA Negeri 5 Medan untuk dijadikan lokasi pengabdian. Pelatihan dilaksanakan dengan pemberian materi, sesi diskusi dan praktek teknik negosiasi secara langsung. Berdasarkan hasil uji pre dan post-test, diperoleh kenaikan pengetahuan setelah dilakukan pelatihan. Kata kunci : Menulis berita, Membaca Berita, Berita
Pelatihan Pembuatan Berita pada Kalangan Remaja Mega Ulva Sari Sihombing; Nurhawati Simamora; Evi Enitari Napitupulu; Edi Sirait; Fincernianti Wau
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berita merupakan infomasi atau laporan yang berdasarkan pada fakta, kebenaran peristiwa atau kejadian tertentu yang disiarkan ke  berbagai media  yang berkembang saat ini. Dalam menyampaikan berita kepada masyarakat, yang perlu perhatian adalah  pada teknik penulisan berita yang akan dimuat yang terdiri dari 5W+1H antara lain what (apa), who (siapa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa), dan how (bagaimana). Rumus wajib berita ini yaitu 5W+1H dalam berita dapat membuat isi berita lebih jelas dan mudah dipahami oleh pembacanya. Pada kegiaatan proses jurnalistik, penulisan berita penting untuk diperhatikan sehingga dapat dibaca oleh pembawa berita (news anchor) dengan baik dan benar. Pentingnya pemahaman dalam penulisan dan pembacaan berita ini dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam penyebaran sebuah berita. Di dunia pendidikan, berita sudah menjadi salah satu bahan ajar di tingkat sekolah. Oleh sebab itu penting untuk melakukan pelatihan mengenai menulis dan membaca berita di tingkat SMA atau dikalangan remaja saat ini untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa dalam menulis dan membaca sebuah berita. Pelatihan dilaksanakan dengan pemberian materi, sesi diskusi dan praktek teknik negosiasi secara langsung. Berdasarkan hasil uji pre dan post-test, diperoleh kenaikan pengetahuan setelah dilakukan pelatihan.
Co-Authors Agustin Rahmat Juwita Laoly Alwin Steven Gea Anugerah Zebua Asiri Halawa Asiri Putri Halawa Asri Widyanti Billy Dio Billy Dio Aldiranta Ge'e Bohalima, Sinilia Buulolo, Epifania Cadra Halawa Cyndi Samosir Dandi Surianto Defhany Defhany, Defhany Desti Murni Hayati Telaumbanua Dhefany Dhefany Dhefany, Dhefany Dwita Meylen Naibaho Eben Ezer Sibagariang Edi Sirait Elwin Famaugu Epifania Buulolo Epifania Buulolo Fincernianti Wau Forianto Laia Gea, Alwin Steven Harefa, Hilda Syaf’aini Harefa, Stephen Boy Henokhi Agustus Henokhi Agustus Dakhi Hia, Niscaya Hilda Syaf&#039;aini Harefa Holy Zega Ias Reginauli Napitupulu Ida Mariani Pasaribu, Ida Mariani Johanes Sitinjak Joses Setiawan Loi Juneris Aritonang Kasidiani Ndruru Lbn. Toruan, Rachel Mia Lbn. Toruan, Rachel Mia L Lian Laoli Loi, Joses Setiawan Lola Gebri Andayati Br Sembiring Luga, Noyanta Lumban Toruan, Rachel Mia Lumbantoruan, Rachel Mia Lorenza Manisari Loi Mar Sebastian Bidaya Margareth Sarah, Eva Mega Sihombing Mega Ulva Sari Sihombing Mercy Magdalena Daeli Merliana Laia Miftha Khulzannah Monika Simanjuntak Nia Stefani Tamba Niscaya Hia Novira Sazelika Noyanta Luga Nuhawati Simamora Nurhawati Simamora Oktavia Dabukke Open Berkat Rachel Mia L. Lbn. Toruan Rachel Mia L. Lumbantoruan Rachel Mia Lbn. Toruan Rachel Mia Lorenza Lbn Toruan Rachel Mia Lorenza Lumban Toruan Rachel Mia Lorenza Lumbantoruan Rachel Mia Lorenza Sihombing Rizki Indah Fitria Salman Hasibuan Saurma MGP Siahaan Setiamenda Ginting Sharly Sianturi Sihombing, Martha Sihombing, Mega Ulva Sari Simamora, Nuhawati Simamora, Nurhawati Sinilia Bohalima Surya Anita Tamba, Nia Stefani Toruan, Rachel Mia L. Lbn Toruan, Rachel Mia Lbn. Trifena Simanjuntak Viktoria Zai Yuliarta Kristina Sianipar Yunita Pasaribu Zebua, Anugerah Zuhrida Gorat