Artikel ini mengkaji kedudukan, peranan, dan tantangan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di era globalisasi dalam perspektif sosiologi pendidikan. Kajian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menelaah literatur buku, jurnal ilmiah, regulasi, dan karya akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki kedudukan strategis sebagai pendidik profesional, pembimbing moral dan spiritual, tokoh panutan di masyarakat, serta agen perubahan sosial. Di sisi lain, globalisasi menghadirkan tantangan yang kompleks, meliputi penetrasi budaya global, digitalisasi pendidikan, perubahan karakter peserta didik, dan tuntutan peningkatan kompetensi profesional. Oleh karena itu, penguatan literasi digital, strategi pedagogi kontekstual, dan pengembangan profesional berkelanjutan menjadi kebutuhan penting bagi guru PAI agar tetap relevan dan berdampak dalam dunia pendidikan modern.
Copyrights © 2026