Literasi numerasi merupakan kompetensi fundamental yang sering kali gagal dikembangkan akibat kecenderungan pembelajaran matematika yang mekanistis dan terisolasi dari realitas siswa. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses, pemahaman, dan pengembangan literasi numerasi siswa melalui pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) yang mengintegrasikan konteks pengelolaan sampah rumah tangga. Menggunakan desain penelitian Design Research tipe validation study, penelitian ini melibatkan 28 siswa kelas VII di salah satu sekolah menengah pertama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi aktivitas kelas, dan analisis artefak matematis siswa. Analisis data tematik menunjukkan bahwa penggunaan konteks sampah rumah tangga (seperti menghitung volume sampah plastik dan memproyeksikan persentase daur ulang) secara efektif menjembatani pemahaman informal siswa menuju matematisasi formal. Temuan utama mengungkap tiga pola perkembangan: (1) peningkatan tajam dalam kemampuan representasi visual data sampah, (2) munculnya strategi reasoning yang beragam saat siswa melakukan estimasi berat limbah, dan (3) peningkatan komunikasi matematis yang dipicu oleh diskusi isu lingkungan. Meskipun terdapat hambatan terkait transisi dari model-of ke model-for, pendekatan PMR berkonteks lingkungan ini tidak hanya menumbuhkan literasi numerasi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran ekologis siswa secara simultan.
Copyrights © 2026