Tugas dan tanggung jawab guru memegang peran sentral dalam membentuk karakter siswa melalui berbagai pendekatan, seperti keteladanan, manajemen kelas, kolaborasi, dan integrasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis temuan-temuan penelitian mengenai kepemimpinan guru dalam pendidikan karakter dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Artikel dipilih dari empat basis data akademik: ScienceDirect (6 artikel), SpringerLink (5 artikel), Google Scholar (2 artikel), dan ERIC (7 artikel). Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan pendekatan SLR dan metode PRISMA untuk mengidentifikasi tema-tema utama, seperti strategi kepemimpinan, tantangan guru, dan dampaknya terhadap pengembangan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan guru mencakup beberapa dimensi esensial, antara lain keteladanan moral, pengembangan hubungan emosional yang positif, integrasi nilai-nilai karakter ke dalam pembelajaran, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, serta kepemimpinan profesional yang adaptif terhadap perkembangan kontemporer. Selain itu, integrasi teknologi memiliki potensi signifikan untuk mendukung pendidikan karakter, meskipun keterampilan teknologi guru masih menjadi tantangan. Hubungan positif antara guru dan siswa juga terbukti meningkatkan internalisasi nilai-nilai karakter. Sebagai pemimpin pembelajaran, guru tidak hanya bertanggung jawab dalam menyampaikan materi, tetapi juga menumbuhkan budaya nilai dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari siswa. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pedagogik, sosial, dan emosional guru menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan karakter yang holistik dan berkelanjutan, khususnya di sekolah dasar.
Copyrights © 2026