JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Mata Pelajaran Matematika Kelas II SD Negri 030/VIII Wirotho Agung Rimbo Bujang Tebo

Siti Maryamah (Universitas Islam Yasni Bungo)
Muhammad Zaki (Universitas Islam Yasni Bungo)
Laili Rahmi (Universitas Islam Yasni Bungo)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2026

Abstract

Hasil belajar merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Tinggi rendahnya hasil belajar siswa mencerminkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan serta efektivitas strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru. Namun, pada pembelajaran matematika di sekolah dasar masih sering ditemukan rendahnya hasil belajar siswa yang ditandai dengan belum tercapainya ketuntasan belajar sesuai kriteria yang ditetapkan. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, rendahnya kemampuan berpikir kritis, serta penggunaan model pembelajaran yang belum mampu mendorong siswa untuk aktif membangun pengetahuannya sendiri. Rendahnya hasil belajar matematika perlu segera mendapat perhatian karena dapat memengaruhi penguasaan konsep-konsep dasar yang menjadi fondasi bagi pembelajaran pada tingkat berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui penerapan model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa. Salah satu model yang dinilai mampu meningkatkan hasil belajar matematika adalah Problem Based Learning (PBL), karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pemecahan masalah, berdiskusi, dan menemukan konsep secara mandiri sehingga pemahaman dan hasil belajar siswa dapat meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri 030/VIII Wirotho Agung melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang menitikberatkan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, serta partisipasi aktif siswa dalam membangun pengetahuan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi secara berkelanjutan. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas II. Siswa dipilih secara acak tanpa syarat, misalnya melalui undian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif agar diperoleh gambaran penelitian secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa, yang terlihat dari rata-rata nilai pra-tindakan sebesar 58,5 meningkat menjadi 68,2 pada siklus I dan 78,6 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, dari 30% pada tahap awal menjadi 55% pada siklus I, lalu mencapai 85% pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa berkembang dari kategori cukup menjadi baik, yang menunjukkan meningkatnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, model PBL dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan aktivitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.Berdasarkan temuan penelitian yang menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan hasil belajar serta aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji penerapan model ini pada berbagai materi matematika dan jenjang pendidikan yang berbeda guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitasnya. Selain itu, penelitian mendatang dapat melibatkan jumlah peserta yang lebih banyak dan beragam sehingga hasil penelitian memiliki tingkat keterwakilan yang lebih baik. Kajian lebih lanjut juga perlu dilakukan untuk menelaah pengaruh PBL terhadap berbagai aspek pembelajaran lainnya, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, komunikasi matematis, dan motivasi belajar siswa. Penelitian berikutnya juga dapat membandingkan efektivitas PBL dengan model pembelajaran inovatif lainnya untuk mengetahui keunggulan masing-masing model dalam mendukung proses pembelajaran. Di samping itu, integrasi PBL dengan pemanfaatan teknologi atau media pembelajaran digital dapat menjadi fokus penelitian guna meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran matematika. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan mampu memperkuat serta memperluas bukti empiris mengenai penerapan PBL dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jagomipa

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Education Mathematics Physics

Description

JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam ...