Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pembiayaan dari perspektif manajemen di SD Negeri Wangkelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan enam partisipan, yaitu kepala sekolah, bendahara, guru, dan perwakilan komite sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pembiayaan mencerminkan penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Perencanaan keuangan dilakukan secara partisipatif dan terstruktur, namun masih dibatasi oleh kerangka regulasi sehingga fleksibilitasnya terbatas. Proses pelaksanaan didukung oleh pembagian peran yang jelas, tetapi menghadapi kendala seperti keterlambatan pencairan dana dan keterbatasan kapasitas administrasi. Pengawasan menekankan transparansi dan akuntabilitas, tetapi masih berorientasi pada kepatuhan administratif daripada evaluasi berbasis kinerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pergeseran menuju pengelolaan keuangan berbasis kinerja melalui penguatan kapasitas manajerial, peningkatan fleksibilitas, serta integrasi sistem evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Copyrights © 2026