Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI merupakan Lembaga yang menyiapkan pasukan perdamaian dunia yang akan tergabung dalam Misi PBB, sehingga perlu adanya penelitian yang dilakukan yang bertujuan menganalisis strategi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI dalam meningkatkan kesiapan Kontingen Indonesia guna memperkuat diplomasi pertahanan pada misi perdamaian dunia PBB. Fokus kajian diarahkan pada tiga objek rumusan masalah yaitu mekanisme strategi peningkatan kesiapan, identifikasi tantangan internal dan eksternal, serta pengaruh keberhasilan strategi operasional terhadap penguatan diplomasi pertahanan negara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif kontemporer dengan desain studi kasus berdasarkan kerangka metodologis John W. Creswell dan Robert K. Yin. Subjek penelitian ditetapkan secara spesifik pada institusi PMPP TNI sebagai episentrum pembinaan. Teknik pengumpulan data dilakukan terintegrasi melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMPP TNI menerapkan strategi komprehensif meliputi standardisasi pelatihan pra penugasan berbasis UNPCRS, seleksi kompetensi multidimensi, serta pemenuhan alutsista industri domestik standar Statement of Unit Requirements (SUR) PBB. Meskipun dihadapkan pada tantangan internal berupa keterbatasan infrastruktur diklat dan regulasi anggaran, serta tantangan eksternal berupa konflik asimetris, strategi penyiapan ini terbukti memberikan pengaruh signifikan. Kesiapan pasukan yang tinggi berhasil dikonversi menjadi modal kepercayaan internasional yang mendongkrak posisi Indonesia di fora multilateral PBB, sekaligus menciptakan multiplier effect berupa peningkatan penempatan perwira tinggi TNI pada jabatan kepemimpinan strategis di struktur misi dunia.
Copyrights © 2026