Jurnal Mahasiswa TEUB
Vol 3, No 7 (2015)

STUDI PENGARUH PEMBASAHAN PADA ISOLATOR PIRING BERPOLUTAN TERHADAP ARUS BOCOR PADA JARINGAN TEGANGAN 20 kV

Dian Kartika Fitriana H. (Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya)
Moch. Dhofir (Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya)
Mahfudz Shidiq (Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2015

Abstract

Dalam pengujian ini, dilakukan analisis kandungan polutan yang ada pada sampel isolator dan pengujian arus bocor dengan penambahan keeping isolator berpolutan. Tipe isolator yang digunakan pada penelitian adalah ball and socket berbahan keramik dan diambil di wilayah Malang. Untuk kandungan polutan diuji menggunakan XRF. Kandungan polutan yang ada pada sampel keping isolator rantai di wilayah Malang memiliki kepekatan yang berbeda-beda. Salah satu unsur polutan yang bersifat konduktif pada sampel ialah Na (Natrium) dan Mg (Magnesium). Pengujian arus bocor dengan penambahan keping isolator rantai berpolutan dilakukan dengan dua kondisi, yaitu kondisi basah dan kondisi kering, dan untuk setiap kali pengujian ditambahkan satu keping isolator rantai berpolutan. Pengaruh dari penambahan keping isolator berpolutan terhadap arus bocor adalah nilai arus bocor semakin meningkat, hal ini terjadi pada kondisi basah dan kondisi kering. Semakin tinggi nilai arus bocor yang dihasilkan akan mengakibatkan rugi-rugi daya yang tinggi pula.Kata kunci— Isolator Piring Berpolutan, Kering & Basah, Arus Bocor.

Copyrights © 2015