Perkembangan perumahan di Kecamatan Alam Barajo menyebabkan perubahan tata guna lahan yang meningkatkan limpasan permukaan dan menurunkan kapasitas drainase, sehingga berpotensi menimbulkan genangan atau banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas drainase serta efektivitas upaya pengelolaannya. Analisis hidrologi dilakukan dengan metode rasional untuk menghitung debit limpasan berdasarkan curah hujan, koefisien limpasan, dan luas tangkapan, sedangkan analisis hidrolika menggunakan perangkat lunak HEC-RAS untuk mensimulasikan profil muka air dan potensi luapan. Hasil kondisi eksisting menunjukkan adanya luapan pada beberapa segmen saluran dengan tinggi genangan 0,01–0,13 m. Setelah dilakukan pengelolaan melalui pembangunan kolam retensi, bak indikator, bak kontrol, serta normalisasi saluran di bagian timur dan utara, simulasi menunjukkan tidak ada lagi luapan. Upaya tersebut terbukti meningkatkan kapasitas drainase dan mengurangi potensi banjir di kawasan perumahan.
Copyrights © 2026