Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerimaan Bersyarat Atas Pembangunan Kawasan Perumahan: Studi Persepsi dan Dinamika Sosial di Kawasan Kota Jambi M. Farandika Akbar; Muhammad Guntur; Royhan Himawan Putra
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 10 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v10i2.34762

Abstract

Pembangunan kawasan perumahan di wilayah perkotaan sering diposisikan sebagai indikator pertumbuhan ekonomi, namun pada saat yang sama memunculkan dinamika sosial dan kekhawatiran ekologis di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola penerimaan sosial masyarakat terhadap pembangunan perumahan di Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 responden di dua wilayah pengembangan perumahan yakni Kecamatan Alam Barajo dan Paal Merah Kota Jambi. Analisis data kemudian dilakukan secara deskriptif mendalam dengan menguraikan hasil bahwa 100% responden menyatakan dukungan terhadap pembangunan, yang dipersepsikan sebagai proses urbanisasi yang tidak terhindarkan dan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan hunian di kawasan perkotaan. Manfaat utama yang diharapkan adalah terbukanya kesempatan kerja dan peluang usaha serta manfaat perkembangan ekonomi secara langsung hingga peluang perkembangan infrastruktur perkotaan. Namun demikian, dukungan tersebut bersifat bersyarat dan didominasi kekhawatiran terhadap potensi banjir dan persoalan persampahan, diikuti kepadatan lalu lintas serta peningkatan kriminalitas perkotaan. Temuan ini menunjukkan pola penerimaan pragmatis atau dukungan kritis, di mana masyarakat secara simultan melakukan kalkulasi atas manfaat ekonomi dan risiko sosial-ekologis. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan pembangunan perumahan yang responsif, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan sosial-ekologis di kawasan perkotaan.
Evaluasi Kapasitas dan Kinerja Drainase Akibat Perubahan Tata Guna Lahan di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi Muhammad Guntur; M. Farandika Akbar; Anissa Zuhrita
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v7i1.6428

Abstract

Perkembangan perumahan di Kecamatan Alam Barajo menyebabkan perubahan tata guna lahan yang meningkatkan limpasan permukaan dan menurunkan kapasitas drainase, sehingga berpotensi menimbulkan genangan atau banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas drainase serta efektivitas upaya pengelolaannya. Analisis hidrologi dilakukan dengan metode rasional untuk menghitung debit limpasan berdasarkan curah hujan, koefisien limpasan, dan luas tangkapan, sedangkan analisis hidrolika menggunakan perangkat lunak HEC-RAS untuk mensimulasikan profil muka air dan potensi luapan. Hasil kondisi eksisting menunjukkan adanya luapan pada beberapa segmen saluran dengan tinggi genangan 0,01–0,13 m. Setelah dilakukan pengelolaan melalui pembangunan kolam retensi, bak indikator, bak kontrol, serta normalisasi saluran di bagian timur dan utara, simulasi menunjukkan tidak ada lagi luapan. Upaya tersebut terbukti meningkatkan kapasitas drainase dan mengurangi potensi banjir di kawasan perumahan.
Kinerja Drainase terhadap Pembangunan Perumahan di Kelurahan Kasang Jaya Kecamatan Jambi Timur Muhammad Guntur; M Farandika Akbar; Putri Mayasari
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v12i1.982

Abstract

This study aims to analyze the impact of residential development on the drainage system performance in Kasang Jaya Subdistrict, East Jambi District. The research employed a hydrological analysis using the Modified Rational Method to estimate design flood discharge and a hydraulic analysis using HEC-RAS software to evaluate the capacity of the existing drainage channels. The results show that residential development significantly increases the design flood discharge from 1.459–1.684 m³/s to 3.262–3.766 m³/s for 2–20-year return periods. Hydraulic simulations indicate that the existing drainage system is unable to accommodate the increased discharge, resulting in overflow and inundation at all observed points in the upstream, midstream, and downstream sections. This condition is further exacerbated by sedimentation and uncontrolled vegetation growth, which reduce the effective channel capacity. Consequently, the existing drainage system is no longer adequate to handle runoff generated by land-use changes. Therefore, integrated mitigation measures are required, including channel normalization, routine maintenance, and the construction of retention ponds as flood control infrastructure to reduce inundation risks in residential areas
Internalisasi Budaya Sekolah Hijau melalui Manajemen Sampah Mandiri di Pondok Pesantren Hariestya Viareco; Winny Laura Christina Hutagalung; Zuli Rodhiyah; Rizki Andre Handika; Febri Juita Anggraini; Bambang Irawan; Freddy Ilfan; Tri Syukria Putra; Fernando Mersa Putra; Muhammad Guntur; Merisa Rahma Mawaddah
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v12i1.23669

Abstract

Pengelolaan sampah di Pondok Pesantren Darussalam Al-Hafidz masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi lingkungan dan keterbatasan fasilitas pengolahan sampah organik, yang berdampak pada penumpukan limbah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menginternalisasi budaya sekolah hijau melalui penguatan manajemen sampah mandiri berbasis edukasi dan praktik langsung. Pendekatan Learning by Doing diterapkan melalui sosialisasi pemilahan sampah (organik, anorganik, dan B3), penyediaan tempat sampah terpilah, serta demonstrasi komposting menggunakan bioaktivator EM4. Evaluasi menggunakan kuesioner terhadap 29 santriwati menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator. Pengetahuan tentang proses komposting meningkat dari 24% menjadi 100%, sementara kesadaran pemilahan sampah mencapai 100% setelah program berlangsung. Dukungan sosial dan ketersediaan fasilitas juga mengalami perbaikan yang memperkuat keberlanjutan program. Upaya internalisasi ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan membangun fondasi pengelolaan sampah mandiri di lingkungan pesantren. Namun, keberlanjutan budaya sekolah hijau memerlukan monitoring dan komitmen berkelanjutan dari pengurus yayasan.
IMPLEMENTASI METODE ENVIRONMENTAL QUALITY ASSESMENT MANAGEMENT (EQAM) DALAM EVALUASI HOLSITIK KAJIAN AMDAL : IMPLEMENTASI METODE ENVIRONMENTAL QUALITY ASSESMENT MANAGEMENT (EQAM) DALAM EVALUASI HOLSITIK KAJIAN AMDAL M. Farandika Akbar; Muhammad Guntur; Royhan Himawan Putra
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v3i2.33338

Abstract

Environmental Impact Assessment (EIA) has become a reliable tool in Indonesia for predicting, identifying, and evaluating the potential impacts of an activity. However, despite strong regulations, the implementation of EIA in practice still faces various challenges. The quality of EIA documents is often uneven, influenced by the capacity of the drafters, limitations in baseline data, and limitations in analyzing impacts holistically. In many cases, EIAs tend to use a partial approach in which each impact component is analyzed separately without adequate integration. This prevents EIAs from providing a comprehensive picture of the interactions between environmental components and changes in overall environmental quality. To overcome these shortcomings, a more comprehensive, structured, and quantitative evaluation method is needed. Environmental Quality Assessment Management (EQAM) is one method that offers a more objective evaluation approach through the quantitative indicators and scoring based on the level of importance. In the context of environmental decision-making, the use of EQAM is expected to improve the effectiveness of EIA by producing more in-depth and data-based impact analyses. Based on the results of a case study taken from the EIA of palm oil plantation and crude oil industry activities, it can be seen from the EQAM method that the impact of changes in community perceptions and attitudes is the most affected component, while land acquisition, land preparation and maturation, and industrial operations are the most significant sources of impact. Through this study, it is also possible to conclude the impacts that occur in the same time in order to formulate the areas of concern which can be used as a basis for more effective and comprehensive management and monitoring.