Salah satu keterampilan yang sangat diperlukan pada abada 21 adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS (Higher Order Thinking Skills), yang mencakup kemampuan untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Penelitian ini menganalisis kemampuan siswa SMA Negeri 2 Limboto dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS pada materi sel. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 31 siswa kelas XI sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan berupa tes HOTS yang terdiri dari enam soal berbentuk esai, yang masing-masing mengukur kemampuan siswa pada level kognitif C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi), dan C6 (mencipta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memperoleh nilai yang tergolong rendah, dengan rata-rata skor 35.87 dan standar deviasi 18.39. Daya serap siswa pada level C4 tercatat 41,29%, C5 35,69%, dan C6 23,23%, yang menandakan kesulitan signifikan pada aspek evaluasi dan penciptaan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun ada sebagian siswa yang menunjukkan kemampuan yang lebih baik, upaya pengajaran yang lebih terstruktur masih diperlukan untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, khususnya dalam evaluasi dan Mencipta.
Copyrights © 2026