Indonesia memiliki tingkat kegempaan yang tinggi sehingga rentan terhadap bahaya likuifaksi, khususnya pada wilayah dengan tanah jenuh air. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi likuifaksi di Kota Lhokseumawe berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT) menggunakan metode Robertson & Wride (1998) serta menyusun peta zona potensi likuifaksi berdasarkan nilai Liquefaction Potential Index (LPI) dengan metode Iwasaki dkk. (1982). Analisis dilakukan pada 18 titik CPT melalui perhitungan Cyclic Stress Ratio (CSR), Cyclic Resistance Ratio (CRR), dan Faktor Keamanan (FS), kemudian dipetakan secara spasial menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) pada ArcMap 10.8. Hasil penelitian menunjukkan 14 titik CPT memiliki nilai FS < 1 yang mengindikasikan potensi likuifaksi, sedangkan 4 titik lainnya berada pada kondisi aman. Pemetaan IDW berbasis nilai LPI menunjukkan dominasi zona potensi likuifaksi tinggi hingga sangat tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan dan mitigasi risiko gempa di Kota Lhokseumawe.
Copyrights © 2026