Abdul Jalil
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Daya Dukung Tiang Pancang Tunggal di Jembatan Aek Pardamean Baru Bagas Irham Azzahri; Abdul Jalil; Yovi Chandra
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v1i1.25264

Abstract

Pondasi tiang pancang adalah salah satu elemen struktural bangunan, terutama daya dukung tinggi pada permukaan bawah tanah terdalam seperti jembatan. Oleh karena itu, perlu merencanakan pondasi untuk menjaga stabilitas bangunan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menentukan daya dukung dan defleksi tiang pancang tunggal menggunakan perangkat lunak pemodelan perangkat lunak Meyerhof, Vesic, dan Plaxis Pemodelan tumpukan Skin Friction mengadopsi metode λ dan α. Defleksi kepala tiang menggunakan metode Broms. Daya dukung akhir dan Skin Friction satu kutub diperoleh 183,86 ton, sehingga pemodelan perangkat lunak Plaxis ditemukan 351,8 ton. Hasil daya dukung antara Plaxis dan analisis kembali adalah perbedaan, karena perbedaan mengasumsikan parameter yang dihitung dan data proses. Defleksi kepala tiang ditemukan sebagai gerakan 10,39 cm ke arah lateral.
Analisis Respons Sistem Tanah pada Lokasi Pembangunan Suzuya Merdeka Mall Pematang Siantar Luthfi Pratama Sitorus; Abdul Jalil; T. Muhammad Ridwan; Sofyan Sofyan; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v1i2.25308

Abstract

Pematang Siantar terletak di Provinsi Sumatera Utara yang merupakan salah satu daerah rawan gempa karena lokasinya dekat dengan garis patahan aktif, seperti Sesar Sumatera dan subduksi. Aktivitas tektonik yang terjadi di daerah ini dapat menyebabkan guncangan yang kuat, mengancam keselamatan masyarakat, dan merusak infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon seismik tanah dan amplifikasi dengan perbanyakan gerakan tanah Chi-chi, Coyote dan Kobe di lokasi Gedung Suzuya Merdeka Mall di Kota Pematang Siantar. Penelitian ini menggunakan metode Non-Linear dengan aplikasi software Deepsoil mengacu pada SNI 03-1726-2019. Hasil analisis respons seismik situs S1 dengan perambatan gerakan tanah Chi-chi, Coyote, dan Kobe memperoleh PGA masing-masing sebesar 0,247g, 0,220g, dan 0,466g. Di situs S2, nilai respons seismik untuk gerakan tanah Chi-chi, Coyote, dan Kobe diperoleh dengan PGA masing-masing 0,255g, 0,216g, dan 0,456g. Nilai amplifikasi di situs S1 untuk gerakan tanah Chi-chi, Coyote, dan Kobe adalah 1,351, 1,776, dan 0,806. Amplifikasi di situs S2 untuk gerakan tanah Chi-chi, Coyote, dan Kobe adalah 1,394, 1,740, dan 0,788.
Studi Pemetaan Spasial Kerentanan Likuifaksi Menggunakan Liquefaction Potential Index (LPI) Berbasis Data CPT di Kota Lhokseumawe Hijjaz Rahman; Abdul Jalil; Nanda Savira Ersa; Fadhliani Fadhliani; Lis Ayu Widari
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26429

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kegempaan yang tinggi sehingga rentan terhadap bahaya likuifaksi, khususnya pada wilayah dengan tanah jenuh air. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi likuifaksi di Kota Lhokseumawe berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT) menggunakan metode Robertson & Wride (1998) serta menyusun peta zona potensi likuifaksi berdasarkan nilai Liquefaction Potential Index (LPI) dengan metode Iwasaki dkk. (1982). Analisis dilakukan pada 18 titik CPT melalui perhitungan Cyclic Stress Ratio (CSR), Cyclic Resistance Ratio (CRR), dan Faktor Keamanan (FS), kemudian dipetakan secara spasial menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) pada ArcMap 10.8. Hasil penelitian menunjukkan 14 titik CPT memiliki nilai FS < 1 yang mengindikasikan potensi likuifaksi, sedangkan 4 titik lainnya berada pada kondisi aman. Pemetaan IDW berbasis nilai LPI menunjukkan dominasi zona potensi likuifaksi tinggi hingga sangat tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan dan mitigasi risiko gempa di Kota Lhokseumawe.
Studi Potensi Likuifaksi Berbasis Kecepatan Gelombang Geser (Vs) Di Kota Lhokseumawe Ferdy Rahmanda; Abdul Jalil; Nanda Savira Ersa; Yulius Rief Alkhaly; Yovi Chandra
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26430

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kegempaan tinggi yang rentan terhadap bahaya likuifaksi, khususnya pada tanah jenuh air. Likuifaksi merupakan fenomena hilangnya kekuatan geser tanah akibat peningkatan tekanan air pori selama guncangan gempa. Kota Lhokseumawe termasuk wilayah dengan aktivitas seismik signifikan sehingga diperlukan analisis potensi likuifaksi untuk mendukung mitigasi bencana dan perencanaan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi likuifaksi berbasis kecepatan gelombang geser (Vs) yang diperoleh dari data Cone Penetration Test (CPT) menggunakan metode Kayen dkk. (2013), serta menentukan tingkat kerentanan tanah melalui Liquefaction Potential Index (LPI) berdasarkan metode Iwasaki dkk. (1981). Analisis meliputi perhitungan CSR, CRR, FSliq, LPI, dan pemetaan zonasi menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW). Hasil menunjukkan 13 titik berpotensi sangat tinggi, 7 titik potensi sedang hingga tinggi, 2 titik potensi sedang, dan 4 titik tidak berpotensi likuifaksi. Peta zonasi yang dihasilkan dapat menjadi acuan mitigasi risiko gempa di Kota Lhokseumawe.
Studi Komparasi Perilaku Struktur Gedung Menggunakan Sistem Bracing Konsentrik dan Eksentrik Terhadap Gaya Gempa (Studi Kasus: Gedung GKU C Universitas Malikussaleh) Salwa Saidatul Emilia; Maizuar Maizuar; Yovi Chandra; Abdul Jalil; Emi Maulani
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i2.27915

Abstract

Indonesia merupakan negara yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia, yaitu Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik, sehingga memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap bencana gempa bumi. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan struktur bangunan yang tahan gempa guna meminimalkan kerusakan yang mungkin terjadi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja struktur terhadap beban gempa adalah dengan penggunaan bracing sebagai elemen pengaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan sistem bracing eksentrik serta membandingkan efektivitas antara bracing konsentrik dan bracing eksentrik dalam menahan gaya gempa. Analisis dilakukan pada bangunan GKU-C Universitas Malikussaleh dengan menggunakan software ETABS melalui metode analisis respon spektrum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem bracing mampu meningkatkan kekakuan dan stabilitas struktur. Bracing konsentrik mampu mengurangi simpangan antar lantai sebesar 43,92% dan meningkatkan stabilitas struktur hingga 76,19%, sedangkan bracing eksentrik menurunkan simpangan antar lantai sebesar 39,58% dengan peningkatan stabilitas sebesar 63,72%. Dengan demikian, penggunaan sistem bracing terbukti efektif dalam memperkuat struktur bangunan.
Analisis Daya Dukung dan Penurunan Pondasi Dangkal Terhadap Pembebanan Statik dan Dinamik Menggunakan Metode Elemen Hingga Studi Kasus: Rumah Sakit Datu Beru Kota Takengon, Kab. Aceh Tengah Naufal Arkan; Abdul Jalil; T. Mudi Hafli; Sofyan Sofyan; Yovi Chandra
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i2.28306

Abstract

Gedung Bedah Pria RSUD Datu Beru Aceh Tengah merupakan fasilitas kesehatan yang memerlukan sistem fondasi yang aman dan andal. Ditemukannya indikasi penurunan lantai pada beberapa ruangan mendorong dilakukannya penelitian untuk mengevaluasi daya dukung fondasi, penurunan tanah, dan respons tanah terhadap pembebanan statik maupun dinamik. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya dukung fondasi telapak, penurunan tanah, serta respons tanah di dasar fondasi menggunakan metode analitis dan Finite Element Method (FEM). Analisis statik dilakukan dengan metode Terzaghi dan Meyerhof, sedangkan analisis dinamik menggunakan metode Richards dan pemodelan PLAXIS 2D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung fondasi telapak berdasarkan metode Terzaghi dan Meyerhof masih memenuhi persyaratan keamanan. Penurunan total hasil analisis sebesar 7,55 mm, sedangkan hasil pemodelan FEM menunjukkan penurunan sebesar 1,889 mm pada kondisi statik dan 1,906 mm pada analisis konsolidasi. Analisis dinamik menunjukkan respons tanah berupa rotasi yang menyebabkan uplift di sekitar fondasi serta deformasi akibat pembebanan gempa. Secara keseluruhan, tegangan kerja masih lebih kecil daripada daya dukung izin dan penurunan yang terjadi masih berada di bawah batas penurunan yang diizinkan, sehingga fondasi telapak dinyatakan masih aman dalam mendukung beban statik dan tetap menunjukkan perubahan respons tanah akibat pembebanan dinamik.