Nanda Savira Ersa
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kapasitas Lahan Parkir Di Lingkungan Universitas Malikussaleh Abi Fahira; Burhanuddin Burhanuddin; Nura Usrina; Said Jalalul Akbar; Nanda Savira Ersa
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parkir, menghitung kebutuhan ruang parkir, serta menyusun rekomendasi desain parkir yang sesuai dengan kondisi eksisting kampus. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung di lapangan selama 14 hari efektif kegiatan belajar-mengajar, yaitu dari Senin hingga Kamis pada pukul 08.00–17.00, dengan pembagian pengamatan berdasarkan zona parkir. Data primer meliputi volume parkir, sedangkan data sekunder berupa layout kampus serta data jumlah civitas akademika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepeda motor merupakan jenis kendaraan yang paling dominan. Volume parkir tertinggi tercatat di Zona A sepeda motor sebesar 2.261 kendaraan, sedangkan mobil penumpang tertinggi sebanyak 132 kendaraan. Akumulasi parkir maksimum sepeda motor mencapai 889 kendaraan di Zona B, sementara mobil penumpang tertinggi tercatat 45 kendaraan di Zona A. Sebagian besar kendaraan termasuk kategori Parkir Waktu Sedang atau Middle Parkers dengan durasi satu hingga dua jam. Kebutuhan parkir mencapai 2.965 SRP untuk sepeda motor dan 140 SRP untuk mobil penumpang. Hasil ini menunjukkan bahwa kapasitas parkir sepeda motor belum mencukupi, sementara parkir mobil relatif mencukupi namun distribusinya belum merata, sehingga diperlukan penataan dan perluasan ruang parkir.
Studi Pemetaan Spasial Kerentanan Likuifaksi Menggunakan Liquefaction Potential Index (LPI) Berbasis Data CPT di Kota Lhokseumawe Hijjaz Rahman; Abdul Jalil; Nanda Savira Ersa; Fadhliani Fadhliani; Lis Ayu Widari
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26429

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kegempaan yang tinggi sehingga rentan terhadap bahaya likuifaksi, khususnya pada wilayah dengan tanah jenuh air. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi likuifaksi di Kota Lhokseumawe berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT) menggunakan metode Robertson & Wride (1998) serta menyusun peta zona potensi likuifaksi berdasarkan nilai Liquefaction Potential Index (LPI) dengan metode Iwasaki dkk. (1982). Analisis dilakukan pada 18 titik CPT melalui perhitungan Cyclic Stress Ratio (CSR), Cyclic Resistance Ratio (CRR), dan Faktor Keamanan (FS), kemudian dipetakan secara spasial menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) pada ArcMap 10.8. Hasil penelitian menunjukkan 14 titik CPT memiliki nilai FS < 1 yang mengindikasikan potensi likuifaksi, sedangkan 4 titik lainnya berada pada kondisi aman. Pemetaan IDW berbasis nilai LPI menunjukkan dominasi zona potensi likuifaksi tinggi hingga sangat tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan dan mitigasi risiko gempa di Kota Lhokseumawe.
Studi Potensi Likuifaksi Berbasis Kecepatan Gelombang Geser (Vs) Di Kota Lhokseumawe Ferdy Rahmanda; Abdul Jalil; Nanda Savira Ersa; Yulius Rief Alkhaly; Yovi Chandra
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26430

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kegempaan tinggi yang rentan terhadap bahaya likuifaksi, khususnya pada tanah jenuh air. Likuifaksi merupakan fenomena hilangnya kekuatan geser tanah akibat peningkatan tekanan air pori selama guncangan gempa. Kota Lhokseumawe termasuk wilayah dengan aktivitas seismik signifikan sehingga diperlukan analisis potensi likuifaksi untuk mendukung mitigasi bencana dan perencanaan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi likuifaksi berbasis kecepatan gelombang geser (Vs) yang diperoleh dari data Cone Penetration Test (CPT) menggunakan metode Kayen dkk. (2013), serta menentukan tingkat kerentanan tanah melalui Liquefaction Potential Index (LPI) berdasarkan metode Iwasaki dkk. (1981). Analisis meliputi perhitungan CSR, CRR, FSliq, LPI, dan pemetaan zonasi menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW). Hasil menunjukkan 13 titik berpotensi sangat tinggi, 7 titik potensi sedang hingga tinggi, 2 titik potensi sedang, dan 4 titik tidak berpotensi likuifaksi. Peta zonasi yang dihasilkan dapat menjadi acuan mitigasi risiko gempa di Kota Lhokseumawe.
Upaya Penanggulangan Kemacetan Lalu Lintas Guna Kelancaran Pariwisata Di Daerah Danau Lut Tawar Yogi Juanda; Burhanuddin Burhanuddin; Nanda Savira Ersa; M Fauzan; Muthmainnah Muthmainnah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i2.29125

Abstract

Ruas Jalan Takengon-Bintang di kawasan wisata Danau Lut Tawar mengalami penurunan kinerja signifikan pasca longsor akibat penyempitan geometrik menjadi jalur sementara (detour) lebar efektif ±5 m (2/2 TT) serta tingginya hambatan samping dari aktivitas wisata dan lalu lintas lokal. Penelitian ini menganalisis karakteristik dan kinerja ruas jalan tersebut menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 melalui survei volume, kecepatan, hambatan samping, dan geometrik selama tujuh hari. Hasil menunjukkan kapasitas turun tajam menjadi 1.102,25 skr/jam (FCLJ = 0,56; FCHS = 0,82), volume puncak mencapai 523,1 smp/jam pada Minggu sore, menghasilkan derajat kejenuhan (DJ) 0,45 (LOS C secara teknis). Namun, penerapan sistem buka-tutup dan traffic mixing antara arus wisatawan dan penduduk lokal menyebabkan kecepatan kendaraan berat turun hingga 11–15 km/jam serta antrian panjang, sehingga kinerja riil setara LOS D. Temuan ini menegaskan bahwa longsor tidak hanya mereduksi kapasitas geometrik, tetapi juga memperburuk hambatan samping di koridor wisata, sehingga menghasilkan degradasi kinerja yang lebih parah daripada nilai DJ numerik semata. Kontribusi akademik penelitian terletak pada penyediaan bukti empiris hubungan antara bencana alam, karakteristik wisata, dan kinerja jalan di wilayah non-perkotaan, sekaligus memperkuat penerapan PKJI 2014 pada kondisi pascabencana sebagai dasar rekomendasi penanganan dan rekayasa lalu lintas yang lebih kontekstual.