Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Harjasari 01. Siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan, menentukan ide pokok, dan menarik kesimpulan dari teks yang dibaca. Selain itu, proses pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional sehingga siswa kurang aktif dalam mengolah informasi bacaan. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, salah satunya melalui metode SQ4R (Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode SQ4R terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Harjasari 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental dan desain non-equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 44 siswa yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing terdiri atas 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan membaca pemahaman pada teks narasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode SQ4R berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji Independent Sample t-Test yang menunjukkan nilai t sebesar 4,409 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,27 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 71,09. Dengan demikian, penerapan metode SQ4R berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa.
Copyrights © 2026