Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca anak berkebutuhan khusus di kelas inklusif SDN 2 Desa Lampasa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas II dan satu siswa berkebutuhan khusus dengan hambatan intelektual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang cukup baik tentang konsep pembelajaran inklusif dan menerapkan berbagai strategi, seperti penggunaan media visual (kartu kata, gambar, dan buku cerita), pendekatan pembelajaran fleksibel, serta kolaborasi dengan orang tua. Namun pelaksanaan pembelajaran masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana prasarana, kurangnya pelatihan guru, dan belum adanya program inklusif formal di sekolah. Meskipun demikian, inisiatif dan kreativitas guru menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan pembelajaran membaca bagi siswa berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2026