Abad ke-21 menuntut pendidikan mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif melalui pembelajaran bermakna dan reflektif. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pembelajaran mendalam (deep learning) yang berfokus pada pemahaman konseptual, kesadaran reflektif, dan pengalaman belajar menyenangkan. Penelitian ini merupakan studi pustaka yang menganalisis literatur terkait filsafat ilmu, pembelajaran abad-21, dan implementasi deep learning dengan pendekatan ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Hasil menunjukkan adanya tantangan dalam dominasi metode konvensional dan keterbatasan teknologi, namun peluang terbuka melalui Kurikulum Merdeka, inovasi digital, dan tuntutan kompetensi abad-21.
Copyrights © 2025