Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekonstruksi konseptual desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer melalui integrasi tiga pilar kurikulum Deep Learning, yaitu Mindful, Meaningful, dan Joyful. PAI di era modern kerap menghadapi tantangan berupa "obesitas kurikulum" yang menekankan keluasan materi tekstual daripada kedalaman pemahaman, sehingga memicu krisis kesadaran religius pada peserta didik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode analisis kritis-konseptual, penelitian ini membedah reposisi komponen instruksional PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pilar Mindful berhasil membangkitkan kesadaran eksistensial keagamaan (muraqabah); pilar Meaningful menjembatani teks teologis dengan fenomena sosial kontemporer melalui pembelajaran berbasis fenomena; dan pilar Joyful menumbuhkan kepuasan intelektual (ladzah al-ma'rifah) melalui tantangan kognitif yang seimbang. Implementasi kerangka ini merekonstruksi peran guru PAI dari sekadar penyampai materi administratif menjadi perancang instruksional (instructional designer) menggunakan pendekatan Understanding by Design (UbD), serta menggeser model evaluasi dari yang bersifat kaku berbasis produk menuju asesmen otentik berbasis proses (evidence of thinking). Kesimpulannya, model pembelajaran ini menawarkan transformasi pedagogis keagamaan yang tidak hanya mencetak kecerdasan kognitif, melainkan juga memanusiakan ruang kelas dan menginternalisasikan nilai-nilai spiritual secara mendalam.
Copyrights © 2026