Munawarah
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengolahan Hasil Non-Test dalam Pendidikan Agama Islam (Angket dan Observasi) Munawarah; Dina Hermina
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan peran penilaian non-tes dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), penggunaan instrumen angket dan observasi, prosedur pengolahan hasil penilaian, serta kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai buku, jurnal, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penilaian non-tes memiliki peran penting dalam mengukur ranah afektif dan psikomotorik peserta didik, seperti sikap religius, akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan praktik nilai-nilai Islam. Instrumen angket dan observasi mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif dibandingkan tes tertulis karena dapat menilai perilaku dan sikap peserta didik secara langsung. Pengolahan hasil penilaian non-tes dilakukan melalui penyusunan instrumen yang valid, pemberian skor sesuai skala yang digunakan, serta interpretasi hasil berdasarkan kriteria yang jelas. Kendala yang sering dihadapi guru meliputi keterbatasan kompetensi, waktu, dan potensi subjektivitas penilaian. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, penggunaan instrumen terstandar, dan dukungan lembaga pendidikan agar penilaian non-tes dapat dilaksanakan secara objektif dan efektif.
Deskripsi dan Telaah Kurikulum SKI di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Munawarah; Syaifuddin Sabda
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.2015

Abstract

Kurikulum Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) berperan dalam membangun pemahaman sejarah Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dan karakter peserta didik. Makalah ini bertujuan mendeskripsikan kurikulum SKI, menganalisis struktur dan karakteristiknya, serta menelaah implementasinya di MI. Penulisan menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian berbagai literatur dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum SKI disusun secara sistematis sesuai perkembangan peserta didik serta mengintegrasikan aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Karakteristiknya meliputi pembelajaran berbasis keteladanan, integratif, berpusat pada peserta didik, dan mendukung moderasi beragama. Implementasinya telah mengarah pada pembelajaran yang lebih aktif dan kontekstual, namun masih menghadapi kendala seperti dominasi metode ceramah, keterbatasan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, serta keterbatasan sarana pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru dan inovasi pembelajaran untuk mengoptimalkan pelaksanaan kurikulum SKI.
Desain Pembelajaran Berbasis Deep Learning dalam Mewujudkan Pembelajaran Mindful, Meaningful, dan Joyful Munawarah; Mutmainah; Hilmi Mizani; Syaiful Bahri Djamarah
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.2016

Abstract

Desain pembelajaran dalam Kurikulum Deep Learning merupakan pendekatan yang berorientasi pada penguasaan konsep secara mendalam, pengembangan berpikir kritis, dan pembelajaran yang bermakna. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep desain pembelajaran dalam Kurikulum Deep Learning, implementasi prinsip-prinsipnya, serta peran guru dalam menciptakan pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui analisis berbagai buku, artikel ilmiah, dan dokumen yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain pembelajaran berbasis Deep Learning menekankan penyederhanaan materi esensial, pembelajaran berbasis inkuiri, asesmen autentik, dan keterkaitan pembelajaran dengan konteks nyata. Guru berperan sebagai perancang, fasilitator, inovator, dan evaluator yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Penerapan pendekatan ini berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta kemandirian belajar sehingga mendukung pembelajaran yang lebih berkualitas dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Penerapan Kerangka Mindful, Meaningful, dan Joyful dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kontemporer Mutmainah; Munawarah; Hilmi Mizani; Syaiful Bahri Djamarah
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.2077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekonstruksi konseptual desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer melalui integrasi tiga pilar kurikulum Deep Learning, yaitu Mindful, Meaningful, dan Joyful. PAI di era modern kerap menghadapi tantangan berupa "obesitas kurikulum" yang menekankan keluasan materi tekstual daripada kedalaman pemahaman, sehingga memicu krisis kesadaran religius pada peserta didik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode analisis kritis-konseptual, penelitian ini membedah reposisi komponen instruksional PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pilar Mindful berhasil membangkitkan kesadaran eksistensial keagamaan (muraqabah); pilar Meaningful menjembatani teks teologis dengan fenomena sosial kontemporer melalui pembelajaran berbasis fenomena; dan pilar Joyful menumbuhkan kepuasan intelektual (ladzah al-ma'rifah) melalui tantangan kognitif yang seimbang. Implementasi kerangka ini merekonstruksi peran guru PAI dari sekadar penyampai materi administratif menjadi perancang instruksional (instructional designer) menggunakan pendekatan Understanding by Design (UbD), serta menggeser model evaluasi dari yang bersifat kaku berbasis produk menuju asesmen otentik berbasis proses (evidence of thinking). Kesimpulannya, model pembelajaran ini menawarkan transformasi pedagogis keagamaan yang tidak hanya mencetak kecerdasan kognitif, melainkan juga memanusiakan ruang kelas dan menginternalisasikan nilai-nilai spiritual secara mendalam.