Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan buah senduduk akar (Melastoma malabathricum L.) sebagai sumber pewarna tekstil alami yang ramah lingkungan. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol-air dengan variasi rasio (100:0, 90:10, 80:20, 70:30, dan 60:40) serta waktu maserasi 1 dan 2 hari. Parameter yang dianalisis meliputi rendemen, absorbansi menggunakan spektrofotometri UV-Vis, kadar antosianin, serta uji ketahanan luntur warna pada kain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada rasio pelarut etanol:air (80:20) dengan waktu maserasi 1 hari yang menghasilkan rendemen 31,32%, absorbansi 0,688 dan kadar antosianin sebesar 114,88 mg/L. Waktu maserasi yang lebih lama menyebabkan penurunan kadar antosianin akibat degradasi senyawa aktif. Hasil uji aplikasi pada kain menunjukkan variasi warna dari merah tua hingga abu-abu kekuningan serta ketahanan luntur yang cukup baik. Dengan demikian, buah senduduk akar berpotensi sebagai bahan pewarna tekstil alami yang aman dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026