Upaya dari penyelidikan ini ialah untuk menilai model pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang memakai Pembelajaran Berbasis Proyek, yang secara sinergis terintegrasi dengan metodologi bimbingan dan konseling, yang berupaya untuk meluaskan disposisi agama dan sosial mahasiswa. Investigasi mengadopsi kerangka kualitatif deskriptif, memakai teknik penyelidikan bibliografi untuk mengumpulkan data dari beragam sumber ilmiah terkait, termasuk teks akademik, jurnal peer-review nasional dan internasional, dan dokumen akademik formal. Metode analitik yang diterapkan mencakup analisis konten untuk membedakan, menyandingkan, dan mensintesis berbagai konsep yang saling terkait. Temuan menginformasikan bahwa Pembelajaran Berbasis Proyek secara signifikan mendorong partisipasi aktif mahasiswa pada tingkat kognitif, emosional, dan sosial melalui pembelajaran pengalaman yang relevan secara kontekstual. Metodologi bimbingan dan konseling berperan penting dalam memperkuat internalisasi nilai-nilai melalui praktik reflektif diri dan bimbingan pertumbuhan pribadi mahasiswa. Penggabungan kedua pendekatan pedagogis ini telah menginformasikan kemanjuran dalam menumbuhkan sikap religius melalui pembelajaran pengalaman, serta meluaskan sikap sosial melalui upaya kolaboratif dan pengelolaan lingkungan. Akibatnya, model pendidikan ini mahir dalam melahirkan pengalaman belajar yang bermakna yang berorientasi pada pengembangan holistik karakter mahasiswa.
Copyrights © 2026