Rendahnya literasi sains di kalangan siswa sekolah menengah menjadi salah satu tantangan dalam menghadapi perkembangan teknologi pada era Society 5.0. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi sains siswa melalui pemanfaatan aplikasi PhET sebagai virtual laboratory dan media pembelajaran interaktif berbasis digital. Program dilaksanakan di SMK Siti Banun Sigambal dengan melibatkan 72 siswa dan 3 guru IPA. Metode yang digunakan meliputi pelatihan penggunaan teknologi pembelajaran bagi guru, pendampingan implementasi laboratorium virtual dalam kegiatan belajar mengajar, serta workshop pengembangan media pembelajaran interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep sains siswa sebesar 50%, kemampuan analisis eksperimen sebesar 56,25%, dan motivasi belajar sebesar 60% serta penggunaan simulasi virtual 40%. Selain itu, guru memperoleh kompetensi baru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan menarik. Pemanfaatan PhET sebagai virtual laboratory dan media interaktif terbukti mampu menjadi solusi pembelajaran sains yang inovatif, khususnya bagi sekolah dengan keterbatasan fasilitas laboratorium. Program ini menunjukkan bahwa digitalisasi pembelajaran sains berpotensi meningkatkan kualitas literasi sains siswa secara berkelanjutan sekaligus mendukung terciptanya pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Copyrights © 2026