Jalan raya merupakan salah satu aset infrastruktur yang berperan dalam distribusibarang dan orang, perkembangan wilayah, ekonomi, sosial dan politik. Upayapemeliharaan jalan dengan pengupasan material perkerasan di Provinsi Jawa Timurmenghasilkan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) yang volumenya berkisar 50.000m3/tahun. Upaya pemanfaatan RAP perlu dilakukan semaksimal mungkin sehinggamenghasilkan campuran aspal beton yang memenuhi spesifikasi. Tujuan studi ini adalahmemperoleh kinerja campuran aspal beton dengan penambahan RAP dan strategipemanfaatan RAP untuk material perkerasan jalan. Metode yang digunakan adalah studiliteratur dari peneliti terdahulu berbahan RAP dari jalan nasional di Provinsi JawaTimur. Hasil yang diperoleh adalah kinerja teknis campuran dengan RAP memenuhipersyaratan Spesifikasi Bina Marga Tahun 2010 Revisi 3. RAP dapat digunakan padalapisan AC-WC, AC-BC, AC-Base, dengan persentase penggunaan RAP sebesar 20-40%, RAP optimum sebesar 20-30%, kadar aspal dalam RAP sebesar 3,78-4,63%, VIMsebesar 4-4,825%, VMA sebesar 14,941-15,867%, VFB sebesar 65-87%, StabilitasMarshall sebesar 830,482-2655,22 kg, flow sebesar 3,26-5,74 mm, Stabilitas MarshallSisa sebesar 90,1-92,65 kg, VIM in PRD 2,525-5,09%. Strategi pemanfaatan RAP yaitudengan menambahkan material lain berupa agregat atau aspal baru atau material lainyang ramah lingkungan untuk perkerasan jalan.
Copyrights © 2018