Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena Living Hadits tentang keutamaan bahasa Arab sebagai sumber motivasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kajian ini berangkat dari asumsi bahwa hadis tentang keutamaan bahasa Arab tidak hanya dipahami sebagai teks keagamaan, tetapi juga hidup dalam kesadaran mahasiswa dan memengaruhi sikap belajar mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap mahasiswa semester IV PBA. Data dikumpulkan melalui angket berbasis skala Likert yang mengukur tiga dimensi internalisasi hadis, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis keutamaan bahasa Arab telah terinternalisasi kuat pada aspek kognitif dan afektif. Sebanyak 84% responden meyakini bahwa mempelajari bahasa Arab merupakan manifestasi kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memiliki nilai keagamaan. Selain itu, mayoritas mahasiswa mengaku lebih termotivasi mempelajari bahasa Arab karena alasan religius. Namun, pada dimensi psikomotorik ditemukan kesenjangan antara motivasi dan praktik nyata, yang ditunjukkan oleh dominasi respons netral terhadap aktivitas belajar mandiri dan penggunaan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Living Hadits berperan sebagai faktor penguat motivasi spiritual dan resiliensi akademik mahasiswa, meskipun implementasinya dalam perilaku belajar masih memerlukan penguatan melalui strategi pembelajaran yang lebih aplikatif.
Copyrights © 2026