Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi digital berbasis kearifan lokal Wonosobo dalam kegiatan microteaching pembelajaran Bahasa Arab pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan selama dua bulan. Data dikumpulkan melalui observasi pelaksanaan microteaching, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran serta media digital yang digunakan mahasiswa. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah mengintegrasikan kearifan lokal, seperti wisata Dieng, makanan khas, dan permainan tradisional, ke dalam materi maharah qira’ah, istima’, kalam, dan kitabah. Pemanfaatan teknologi digital, seperti presentasi visual, audiovisual, dan kuis interaktif, mampu meningkatkan keterlibatan peserta microteaching. Namun, penggunaan teknologi masih dominan sebagai media pendukung dan belum sepenuhnya mendorong produksi bahasa secara mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa microteaching dapat menjadi ruang strategis untuk mengembangkan kompetensi pedagogik mahasiswa yang kontekstual, adaptif terhadap teknologi, dan berakar pada budaya lokal.
Copyrights © 2026