Debu partikulat, terutama PM₂.₅ dan PM₁₀, merupakan pencemar udara yang banyak ditemukan pada rumah di sekitar industri penggilingan batu dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan sehingga diperlukan upaya pengendalian yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas alat Dust Eliminator Catcher sebagai media filtrasi udara dalam menurunkan konsentrasi PM2,5 dan PM₁₀ pada ruang tertutup rumah di sekitar industri penggilingan batu X. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan Pre-Post Group Design pada rumah yang berada di sekitar lokasi industri. Analisis dilakukan serta menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan alat menurunkan rata-rata konsentrasi PM2,5 sebesar 35,23 µg/m³ dan PM₁₀ sebesar 69,96 µg/m³. Rata-rata penurunan pada kelompok eksperimen mencapai 3,99 µg/m³ (10,19%) untuk PM2,5 dan 4,65 µg/m³ (6,21%) untuk PM₁₀, dengan perbedaan yang bermakna secara statistik (p<0,05). Disimpulkan bahwa Dust Eliminator Catcher efektif menurunkan konsentrasi debu partikulat di ruang tertutup dan berpotensi menjadi alternatif teknologi sederhana untuk meningkatkan kualitas udara dalam rumah di kawasan sekitar industri penggilingan batu.
Copyrights © 2026