Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular yang menyerang sistem respiratori dan dapat menimbulkan gangguan oksigenasi, penumpukan sekret, demam, nyeri dada, serta penurunan kondisi umum pasien. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan asuhan keperawatan pada Tn. K dengan masalah sistem respiratori akibat tuberkulosis paru di RSU Royal Prima Medan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemantauan tanda vital, pemeriksaan status respiratori, hasil laboratorium, dan dokumentasi keperawatan. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami sesak napas berat, batuk berdahak kental kehijauan, flek darah saat batuk, nyeri dada kanan, demam, keringat malam, penurunan berat badan, frekuensi napas 28 kali per menit, suhu 39,2°C, dan SpO₂ 90%. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi gangguan pertukaran gas, bersihan jalan napas tidak efektif, hipertermia, dan nyeri akut. Implementasi dilakukan melalui pemantauan respirasi, posisi semi-Fowler, terapi medis, edukasi kesehatan, dan latihan batuk efektif. Evaluasi menunjukkan peningkatan SpO₂ menjadi 98 sampai 99%, penurunan frekuensi napas, suhu tubuh, serta berkurangnya sputum. Latihan batuk efektif membantu memperbaiki bersihan jalan napas pasien.
Copyrights © 2026