LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Vol. 6 No. 3 (2026)

PEMBENTUKAN SIKAP NASIONALISME PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

I Made Semara Yasa (Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar)
I Nengah Lestawi (Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar)
Ni Nyoman Suastini (Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2026

Abstract

The development of nationalism is one of the essential goals of character education that can be fostered through Civic Education (PKn) learning in elementary schools. This study aims to analyze the implementation of nationalism, identify the values of nationalism developed, and examine the obstacles and efforts involved in fostering nationalism among third-grade students at SD Negeri 1 Bunutin Bangli. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, literature review, and document analysis. The research informants consisted of the principal, third-grade teacher, and students. Data were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that nationalism is implemented through Civic Education learning integrated with school habituation activities, such as flag ceremonies, singing national songs, enforcing school rules, and teacher role modeling. The values of nationalism developed include religiosity and religious morality, discipline and legal obedience, as well as social integration and mutual cooperation. The obstacles encountered originate from family, school, and community environments, including the influence of digital technology on students’ behavior. Efforts to overcome these obstacles include character habituation, enforcement of school regulations, student guidance, and improvement of teacher professionalism. The study concludes that fostering nationalism requires synergy between classroom learning, school culture, and social environmental support to ensure that national values are effectively internalized by students. ABSTRAK Pembentukan sikap nasionalisme merupakan salah satu tujuan penting pendidikan karakter yang dapat diwujudkan melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sikap nasionalisme, mengidentifikasi nilai-nilai nasionalisme yang dikembangkan, serta mengetahui hambatan dan upaya yang dilakukan dalam pembentukan sikap nasionalisme pada siswa kelas III SD Negeri 1 Bunutin Bangli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan studi dokumen. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas III, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan sikap nasionalisme diimplementasikan melalui pembelajaran PKn yang terintegrasi dengan kegiatan pembiasaan sekolah, seperti upacara bendera, menyanyikan lagu wajib nasional, penerapan tata tertib, dan keteladanan guru. Nilai nasionalisme yang dikembangkan meliputi nilai religiusitas dan moralitas keagamaan, disiplin dan ketaatan hukum, serta integrasi sosial dan gotong royong. Hambatan yang ditemukan berasal dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, termasuk pengaruh perkembangan teknologi digital terhadap perilaku peserta didik. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi pembiasaan karakter, penegakan tata tertib sekolah, pembinaan peserta didik, serta peningkatan profesionalisme guru. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembentukan sikap nasionalisme memerlukan sinergi antara pembelajaran, budaya sekolah, dan dukungan lingkungan sosial agar nilai-nilai kebangsaan dapat terinternalisasi secara optimal dalam diri peserta didik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

learning

Publisher

Subject

Education

Description

LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan ...