Latar Belakang: Rendahnya motivasi belajar IPA pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 18 Makassar ditunjukkan oleh kurangnya antusiasme, rendahnya partisipasi, dan menurunnya fokus selama pembelajaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar IPA melalui implementasi pembelajaran berdiferensiasi berbantuan media pembelajaran berbasis game. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui angket motivasi belajar berdasarkan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil: Motivasi belajar peserta didik meningkat dari rata-rata 35,57% pada pra-siklus (kategori rendah) menjadi 52,57% pada siklus I (kategori cukup), dan mencapai 71,22% pada siklus II (kategori tinggi). Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek Confidence (73,4%) dan Attention (73,1%). Kesimpulan: Pembelajaran berdiferensiasi berbantuan media berbasis game terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar IPA dengan menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Strategi ini berpotensi menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di tingkat SMP.
Copyrights © 2026