Abstrak: Pembelajaran Informatika yang didominasi kegiatan praktik sering menyebabkan keterbatasan waktu pada tahap penutup pembelajaran sehingga kegiatan refleksi dan asesmen formatif tidak dapat dilaksanakan secara optimal. Kondisi tersebut mengakibatkan guru kesulitan memperoleh umpan balik mengenai tingkat pemahaman maupun kesulitan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi penutup pembelajaran sebelum implementasi, merancang strategi micro-reflection berbasis exit ticket menggunakan Socrative, serta mendeskripsikan implementasi dan hasil refleksi siswa pada pembelajaran Analisis Data menggunakan Microsoft Excel. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di SMP Negeri 8 Malang pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi digital hasil respons Socrative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penutup pembelajaran sebelum implementasi belum terlaksana secara optimal karena waktu pembelajaran didominasi oleh kegiatan praktik. Strategi micro-reflection yang dikembangkan terdiri atas pertanyaan reflektif yang mampu membantu guru memperoleh informasi mengenai pemahaman, kesulitan, dan pengalaman belajar siswa secara real-time melalui Socrative. Hasil exit ticket juga menunjukkan bahwa respons siswa dapat dikelompokkan ke dalam tema-tema tertentu sehingga memudahkan guru menentukan tindak lanjut pembelajaran. Kata Kunci: micro-reflection, exit ticket, Socrative, asesmen formatif, pembelajaran Informatika
Copyrights © 2026