Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Perbandingan Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning dan Problem-Based Learning Berbantuan E-Learning Schoology Indraswari, Martha Devi; Patmanthara, Syaad; Soraya, Dila Umnia; Suswanto, Hary
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 30, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um034v30i1p45-54

Abstract

Model pembelajaran yang digunakan selama ini kurang tepat karena tidak sesuai dengan sintaks dan tidak menyesuaikan karakteristik siswa. Terlebih, jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) menuntut siswa untuk mampu berpikir logis dan sistematis khususnya dalam mata pelajaran Pemrograman Dasar. Discovery learning berbantuan Schoology dan problem-based learning berbantuan Schoology dapat menjadi alternatif solusi dalam mendukung siswa untuk memahami dan menerapkan materi pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi dan efektivitas kedua model. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan model non-equivalent control group design. Populasi yang diteliti adalah siswa kelas X RPL di SMK Negeri 11 Malang. Kelas eksperimen 1 adalah X RPL 1, diberi perlakuan discovery learning berbantuan Schoology. Kelas eksperimen 2 adalah X RPL 2, diberi perlakuan problem-based learning berbantuan Schoology. Teknik analisis data meliputi statistik parametrik Paired Sample T Test dan Independent Sample T Test. Hasil menunjukkan bahwa kedua model sama-sama efisien, namun problem-based learning berbantuan Schoology lebih efektif. Discovery learning berbantuan Schoology dan problem-based learning berbantuan Schoology masing-masing mempunyai nilai efisiensi 0,572 dan 0,673 dengan Sig-2 tailed 0,000, serta nilai efektivitas sebesar 0,874 dengan mean problem-based learning lebih tinggi sebesar 84,19. Hal ini berdampak pada perbedaan hasil belajar sebesar 0,000.
Pengembangan Mobile Learning Berbasis Pendekatan Matematik Realistik Pada Mata Kuliah Decision Support System Hamdan, Achmad; Suswanto, Hary; Hidayat, Wahyu Nur; Kirana, Kartika Candra
Edu Komputika Journal Vol 8 No 2 (2021): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v8i2.51442

Abstract

Mata kuliah DSS merupakan sajian mata kuliah wajib pada program studi PTI UM. Namun, mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami konten materi DSS. Hal itu dikarenakan materi DSS memerlukan logika matematika yang tinggi untuk mengembangkan suatu model matematika yang lebih kompleks. Maka untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan pengembangan media mobile learning dengan menggunakan pendekatan matematik realistik pada mata kuliah DSS. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Terdapat lima tahapan dalam model pengembangan ADDIE, yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Subjek dalam penelitian ini diantaranya Ahli Materi dan Media yang berfungsi memvalidasi produk, serta Mahasiswa sebagai subjek uji coba dan pengimplementasian produk. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan belajar utama materi DSS yang sifatnya praktis dan dapat digunakan kapanpun dan dimanapun oleh Mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan produk berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media mendapatkan persentase rata-rata 80,71% dalam kategori layak dan 81,78 % dalam kategori sangat layak, serta hasil uji coba kelompok kecil dan kelompok besar memperoleh persentase kelayakan rata-rata sebesar 81,61% dalam kategori sangat layak dan 88,33% dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hal itu, media pembelajaran yang dikembangkan sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran.
Perbedaan rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan Student Team Achievement Divisions (STAD) pada Siswa Kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung Ahmad Fathulloh Al Kafi; Dwi Prihanto; Hary Suswanto
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 27, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1313.7 KB) | DOI: 10.17977/um034v27i1p1-14

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di SMK Sore Tulungagung, proses pembelajaran di kelas tidak semua siswa aktif dalam kegiatan diskusi karena ada siswa yang mengandalkan teman sekelompoknya, sehingga siswa yang aktif akan semakin aktif dalam kelompok dan siswa yang pasif akan semakin pasif. Oleh kerana itu, sebagian nilai siswa dalam suatu kelas mengalami ketidak tuntasan dalam mencapai kriteria kelulusan minimal (KKM) yang diterapkan sekolah tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar mata pelajaran Perakitan PC melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) pada materi tata letak komponen komputer di kelas X program keahlian TKJ SMK Sore Tulungagung. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Quasi Experimental Design. Bentuk desain quasi experiment yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design.Pada penelitian ini, kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran Think Pair Share (TPS), sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan berupa pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD). Pada saat pemberian perlakuan, dilakukan juga observasi di kedua kelas untuk mengetahui aktifitas siswa yang terjadi selama proses pembelajaran. Langkah selanjutnya adalah memberikan posttest pada kelompok eksperimen dan kontrol untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang nampak pada kedua kelompok tersebut. Berdasarkan semua hasil penelitian dan analisis datayangdilakukan makadapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung untuk ranah sikap dengan rata-rata nilai 85,98, ranah pengetahuan dengan rata-rata nilai 82,36 dan ranah keterampilan nilai rata-rata nilai 86,59; (2) Rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) pada siswa kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung untuk ranah sikap dengan rata-rata nilai 82,24, ranahpengetahuan dengan rata-rata nilai 80,61 dan kontrol ranah rata-rata nilai 80,92; (3) Terdapat perbedaan signifikan efektifitas dan efisiensi rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sebagai kelas experimen dan  Student Team Achievement Divisions (STAD)sebagai kelas kontrol padakelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung; (4) Efektifitas dari nilai rata-rata dari kelas kontrol adalah 79,3218 lebih rendah dari kelas eksperimen yang mendapat rata-rata 81,076. Efisiensi dapat diketahui setelah dilakukan perlakuan nilai rata-rata dari kelas eksperimen meningkat. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata dari pretest sebesar 52,0322 lalu pada posttest meningkat menjadi 81,4154.Berdasarkan hasil observasi di SMK Sore Tulungagung, proses pembelajaran di kelas tidak semua siswa aktif dalam kegiatan diskusi karena ada siswa yang mengandalkan teman sekelompoknya, sehingga siswa yang aktif akan semakin aktif dalam kelompok dan siswa yang pasif akan semakin pasif. Oleh kerana itu, sebagian nilai siswa dalam suatu kelas mengalami ketidak tuntasan dalam mencapai kriteria kelulusan minimal (KKM) yang diterapkan sekolah tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar mata pelajaran Perakitan PC melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) pada materi tata letak komponen komputer di kelas X program keahlian TKJ SMK Sore Tulungagung. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Quasi Experimental Design. Bentuk desain quasi experiment yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design.Pada penelitian ini, kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa pembelajaran Think Pair Share (TPS), sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan berupa pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD). Pada saat pemberian perlakuan, dilakukan juga observasi di kedua kelas untuk mengetahui aktifitas siswa yang terjadi selama proses pembelajaran. Langkah selanjutnya adalah memberikan posttest pada kelompok eksperimen dan kontrol untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang nampak pada kedua kelompok tersebut. Berdasarkan semua hasil penelitian dan analisis datayangdilakukan makadapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung untuk ranah sikap dengan rata-rata nilai 85,98, ranah pengetahuan dengan rata-rata nilai 82,36 dan ranah keterampilan nilai rata-rata nilai 86,59; (2) Rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions (STAD) pada siswa kelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung untuk ranah sikap dengan rata-rata nilai 82,24, ranahpengetahuan dengan rata-rata nilai 80,61 dan kontrol ranah rata-rata nilai 80,92; (3) Terdapat perbedaan signifikan efektifitas dan efisiensi rerata hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan PC menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sebagai kelas experimen dan  Student Team Achievement Divisions (STAD)sebagai kelas kontrol padakelas X TKJ di SMK Sore Tulungagung; (4) Efektifitas dari nilai rata-rata dari kelas kontrol adalah 79,3218 lebih rendah dari kelas eksperimen yang mendapat rata-rata 81,076. Efisiensi dapat diketahui setelah dilakukan perlakuan nilai rata-rata dari kelas eksperimen meningkat. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata dari pretest sebesar 52,0322 lalu pada posttest meningkat menjadi 81,4154.
Pengembangan modul sistem operasi berbasis Contextual Teaching Learning (CTL) untuk menumbuhkan keaktifan belajar siswa di SMKN 1 Pogalan Arif Nurnanto; Setiadi Cahyono Putro; Hary Suswanto
TEKNO: Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan Vol 28, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.369 KB) | DOI: 10.17977/um034v28i1p51-60

Abstract

Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk, membuat sebuah buku, mengobservasi keaktifan belajar siswa saat menggunakan buku yang dikembangkan dan mendeskripsikan hasil uji validasi buku untuk siswa SMKN 1 Pogalan Trenggalek. Tahap pengembangannya meliputi, (1) analisis kebutuhan; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk awal; (4) validasi ahli; (5) uji coba kelompok kecil; (6) uji coba kelompok besar; (7) revisi; dan (8) diseminasi. peneliti juga melakukan observasi keaktifan menggunakan angket yang mengadopsi milik Sardiman. Peneliti juga melakukan uji terhadap responden mengenai isi dari materi yang ada pada buku.
Relevansi Kurikulum S1 Pendidikan Teknik Informatika UM dengan Kompetensi SMK Jurusan Multimedia Achmad Hamdan; Wahyu Nur Hidayat; Hary Suswanto
Belantika Pendidikan Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Kayon Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47213/bp.v3i1.82

Abstract

Berdasarkan hasil survei peneliti terhadap mahasiswa PTI UM yang menempuh Praktek Kerja Lapangan (PKL) di beberapa SMK mengalami kesulitan dalam mengajar, khususnya pada SMK jurusan Multimedia. Oleh karena itu perlu dikaji dan diketahui seberapa besar relevansi kurikulum S1 PTI dengan kompetensi yang dibutuhkan di SMK jurusan Multimedia. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, angket, dan dokumentasi di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil perhitungan, tingkat relevansi kurikulum S1 PTI UM dengan kompetensi SMK Jurusan Multimedia  adalah tinggi atau sangat baik, yakni dengan hasil 72,5%. Masih terdapat 27,5% kompetensi yang belum sesuai, dan belum tersaji pada Kurikulum S1 PTI UM, kompetensi tersebut diantaranya animasi, fotografi, sistem komputer, dan penggunaan peralatan tata cahaya.
APLIKASI DAN SOSIALISASI GAMIFICATION MOBILE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN MOTIVASI PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN WEB Achmad Hamdan; Wahyu Nur Hidayat; Hary Suswanto
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v2i1.387

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Singosari Malang memiliki kendala dalam proses pembelajaran, yakni kurangnya motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pemrograman Web. Tujuan dari pelatihan ini adalah sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan yang terdapat pada mitra dengan membuat media ajar berupa gamification mobile learing untuk dapat meningkatkan motivasi belajar siswa khususnya pada pembelajaran Pemrograman Web. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini memodifikasi pendekatan yang diadaptasi dari Vincent II, J. W yang alur kegiatannya diantaranya adalah identifikasi mitra, pengumpulan dan analisis kebutuhan, penentuan prioritas solusi masalah, persiapan, pendampingan, review dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan adalah 10 guru produktif Teknik Komputer dan Informatika (TKI) dan 10 siswa jurusan Rekayasa Perangat Lunak (RPL) dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini adalah seluruh peserta dapat mengoperasikan aplikasi yang dibuat serta aplikasi dapat meningkatkan motivasi peserta siswa dalam mempelajari materi Pemrograman Web. Kata kunci: pelatihan, gamification, mobile learning, motivasi, pemrograman web
PELATIHAN MIKROTIK BERBASIS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SMKS RIYADLUL QURAN NGAJUM KABUPATEN MALANG Khoirudin Asfani; Hakkun Elmunsyah; Hary Suswanto; Wahyu Nur Hidayat; Febrianto Alqodri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Computer and Network Engineering is one of the Vocational High School expertise programs engaged in the field of Information and Technology. The facilities needed to support learning activities for Computer and Network Engineering are also relatively cheaper among other informatics majors, so that Computer and Network Engineering expertise programs are very favorite and are widely opened in Vocational High School that have ICT fields, especially in the Malang area. However, the problems currently being faced are competition for jobs in the Network Engineer field and the incompatibility of graduate competencies with the type of work obtained. Riyadlul Quran Vocational School, Ngajum, Malang, is one of the B-accredited Islamic boarding Vocational Schools that has educational potential and graduates in the field of Computer and Network Engineering. Based on the results of interviews and observations with teachers at schools, around 10% of graduates work in their respective fields, 20% continue their studies at the higher education level, and the rest work outside their fields of expertise. The decline in the quality of student learning outcomes at the Riyadlul Quran Vocational High School is suspected to be the result of the ongoing Covid 19 pandemic and the lack of learning innovations carried out by teachers. This service activity targets the realization of a better quality of learning through learning methods that can be done both online and offline. Improving the quality of learning is carried out through training for teachers of Riyadlul Quran Vocational High School. Through these training activities, it is hoped that it can provide new ideas in teaching (pedagogy) and increase ability/competence (professional) in the field of Mikrotik-based computer networks for Computer and Network Engineering teachers at Riyadlul Quran Vocational School. Service activities are carried out and begin with 1) initial observations, 2) problem formulation based on the results of initial observations, 3) needs analysis, 4) development and 5) testing, 6) training activities and 7) evaluation, and 8) reporting and 9) finalization of Community Service outputs. The training approach method used is guided training and mentoring, both offline and scheduled online. It is hoped that through this service activity, teachers are able to implement computer network practice learning methods using Mikrotik which can be done online or offline, as well as provide an overview in carrying out future learning innovations independently. In addition, this activity can also be a reference for other vocational schools that have similar problems. Abstrak Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) merupakan salah satu program keahlian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang bergerak di bidang Informasi dan Teknologi. Fasilitas yang diperlukan untuk menunjang kegiatan pembelajaran bagi TKJ juga tergolong lebih murah diantara jurusan informatik lainnya, sehingga program keahlian TKJ menjadi sangat favorit dan banyak dibuka di SMK yang memiliki bidang TIK, khususnya di daerah Malang Raya. Namun, permasalahan yang saat ini dihadapi adalah persaingan untuk mendapatkan pekerjaan di bidang Network Engineer dan tidak sesuainya kompetensi lulusan dengan jenis pekerjaan yang didapatkan. SMK Riyadlul Quran, Ngajum, Kabupaten Malang, merupakan salah satu SMK Swasta berbasis pesantren terakreditasi B yang memiliki potensi pendidikan dan lulusannya di bidang TKJ. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi bersama guru di sekolah, sekitar 10% lulusan bekerja sesuai dengan bidangnya, 20% melanjutkan studi di jenjang pendidikan tinggi, dan sisanya bekerja di luar bidang keahlian. Penurunan kualitas hasil belajar siswa di SMK Riyadlul Quran ditengarai akibat dari pandemi Covid 19 yang tidak kunjung selesai dan inovasi pembelajaran yang dilakukan guru juga tergolong kurang. Kegiatan pengabdian ini menargetkan terwujudnya kualitas pembelajaran yang lebih baik melalui metode pembelajaran yang dapat dilakukan baik secara daring maupun luring. Peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan melalui pelatihan kepada guru SMK Riyadlul Quran. Melalui kegiatan pelatihan tersebut, diharapkan dapat memberikan ide baru dalam mengajar (pedagogi) dan peningkatan kemampuan/kompetensi (profesional) di bidang jaringan komputer berbasis mikrotik bagi guru TKJ di SMK Riyadlul Quran. Kegiatan pengabdian dilakukan dan diawali dengan 1) observasi awal bersama mitra, 2) perumusan masalah berdasarkan hasil observasi awal, 3) analisis kebutuhan, 4) pengembangan modul dan 5) uji coba, 6) kegiatan pelatihan dan 7) evaluasi, serta 8) pelaporan dan 9) finalisasi luaran PKM. Metode pendekatan pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan terbimbing dan pendampingan, baik secara luring maupun secara daring terjadwal. Diharapkan, melalui kegiatan pengabdian ini guru mampu mengimplementasikan metode pembelajaran praktik jaringan komputer menggunakan Mikrotik yang dapat dilakukan secara daring maupun luring, serta memberikan gambaran dalam melakukan inovasi pembelajaran kedepannya secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi referensi pada SMK-SMK lainnya yang mengalami permasalahan serupa.
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Virtual Online untuk Guru Slb Tuna Rungu Kota Malang Aji Wibawa; Tri Sutikno; Hary Suswanto
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.49 KB)

Abstract

YPTB SLB B Malang City is a unique school in the Oro oro dowo area of Malang City's Klojen sub-district, East Java Province. The status of the COVID 19 epidemic affects and disturbs a wide range of aspects of life, including education. This shifts the educational system from traditional to online. Learning outside of the network (offline) is not the same as learning in the network (online). In the current environment, using an online learning system is both a necessity and a choice. Not all teachers can use technology optimally for learning media, thus the author of this article conducts research on the usefulness of online learning systems utilizing various programs such as Google Classroom, Google Meet, and Zoom Meeting as learning media in the middle of a pandemic. COVID 19. This service activity seeks to provide training for deaf SLB teachers in Malang City, with the goal of improving learning activities during the COVID 19 epidemic by increasing knowledge, particularly in the field of technology, for YPTB SLB B instructors. SLB B YPTB Kota Malang merupakan sekolah luar biasa yang berada di daerah Oro oro dowo, kecamatan Klojen, Kota malang, Provinsi Jawa Timur. Pada keadaan pandemi COVID 19 saat ini mengubah dan mengganggu berbagai aspek kehidupan, termasuk di dunia Pendidikan. Hal ini mengubah sistem pembelajaran dari konvensional menjadi online. Cara pembelajaran luar jaringan (luring) berbeda dengan pembelajaran dalam jaringan (daring). Sistem pembelajaran online adalah kewajiban dan pilihan yang harus dilakukan dalam situasi saat ini. Berbagai bentuk pola dan sistem yang ditawarkan, tidak semua guru bisa menggunakan secara maksimal teknologi untuk media pembelajaran, dalam artikel ini penulis melakukan penelitian tentang efektivitas sistem pembelajaran online dengan menggunakan berbagai aplikasi seperti Google Classroom, Google Meet, Zoom Meeting sebagai media pembelajaran di tengah pandemic COVID 19. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terhadap guru SLB tuna rungu di Kota Malang yang diharapkan dapat menambah pengetahuan khususnya bidang teknologi pada guru SLB B YPTB dan dapat meningkatkan kegiatan pembelajaran di masa pandemic COVID 19.
Pemanfaatan Teknologi Vacum Sealer Sebagai Perningkatan Kualitas Packing Produk Frozen Food Pada Komunitas UMKM Shingkara Achmad Hamdan; Hary Suswanto; Sujit Sujit; Agusta Rakhmat Taufani; Abdullah Iskandar Syah; Rezi Duta Pratama
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 6 No. 1 (2023): May: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v6i1.4058

Abstract

Teknologi dapat memberikan pengaruh besar ke pada masyarakat, termasuk Komunitas UMKM Shingkara. Komunitas ini adalah kelompok yang memimpin beberapa UMKM di Singosari, yang fokus pada makanan. Sekertariat komunitas ini berlokas di Perum Banjararum Estate LS 111,Jl.Malaysia, Kelurahan Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Umkm ini memproduksi frozen food dan kacang bali. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu pengemasan masih menggunakan pemanas biasa, dan adanya permintaan pasar dalam meningkatkan kemasan secara kedap udara. Oleh karena itu diperlukan inovasi dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan, untuk memenuhi permintaan pasar , yaitu vacum sealer sebagai peningkatan kualitas packing froozen food. Mesin ini didukung oleh sistem vacuum otomatis dan pemanas/sealer terkontrol, Vacuum sealer ini mudah diterapkan, sehingga pengemasan yang dihasilkan berkualitas dan dapat menjaga ketahanan produk.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Ekstrakurikuler Berbasis Website di SMK Negeri 1 Sampang Hary Suswanto; Hamdan, achmad; Muhammad Afnan Habibi; Wahyu Nur Hidayat
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v4i2.2619

Abstract

Ekstrakurikuler merupakan kegiatan di luar jam pelajaran sebagai upaya membentuk manusia seutuhnya untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan. SMK Negeri 1 Sampang adalah salah satu lembaga pendidikan kejuruan negeri unggulan di kota Sampang. Namun, pelayanan kegiatan ekstrakurikuler disana masih belum maksimal. Sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan pada mitra adalah mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Ekstrakurikuler (SIME) berbasis website. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan layanan kegiatan ekstrakurikuler yang optimal kepada siswa, meningkatkan partisipasi siswa dalam mendaftar ekstrakurikuler, memberikan fasilitas kemudahan bagi pembina dalam melakukan pengelolaan data manajemen kegiatan ekstrakurikuler, serta dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan dan pelaporan kegiatan ekstrakurikuler. Metode pelaksanaan kegiatan abdimas ini adalah observasi, penentuan prioritas solusi masalah, persiapan, implementasi, pelatihan dan pendampingan serta review dan evaluasi. Kegiatan impelementasi untuk menerapkan program SIME dilakukan satu hari sebelum pelaksanaan pendampingan atau pelatihan penggunaan SIME. Pendampingan kepada peserta dilaksanakan secara tatap muka dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan pendampingan adalah 10 guru dan 10 siswa perwakilan dari masing-masing kegiatan ekstrakurikuler. Hasil yang diperoleh adalah seluruh peserta dapat mengoperasikan sistem informasi manajemen yang dibuat serta SIME yang diimplementasikan dapat meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler di SMK Negeri 1 Sampang.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdullah Iskandar Syah Achmad Hamdan Aditia Gustiana Gunawan Afaf, Rutria Sarah Hasna Tsabita Aftina Ni`ma Rosyada Agnes Andani Rais Agusta Rakhmat Taufani Ahmad Fathulloh Al Kafi Aisyah Larasati Aji Prasetya Wibawa Aji Wibawa Ana Putri Anggraeni Anang, Rizky Rahmad Andre Andika Bagus Nur Rahma Putra, Andika Bagus Nur Rahma Anik Nur Handayani Aprilianto, Nanda Defi Arif Nurnanto Arnista Vindriyanti Arwani, Wafiq Nur Muhammad Asfani, Khoirudin Aya Shofia Mufti Azizah, Suti Mega Nur Baharudin, Muhammad Naufal Basanta Prasad Adhikari Bety Etikasari Budi Wibowotomo Charnila Desria Heydemans Che Derasid, Nor Aisyah Dila Umnia Soraya Dwi Prihanto Fadhlurrohman, Miftah Febrianto Alqodri Gesta Wahyu Sasongko Great Erick Kaumbur Hakkun Elmunsyah Heni Vidia Sari Herianto I Made Wirawan Ifa Ibriza Rahmatun Nisa Ilham Bahtiar Imran Imran Indraswari, Martha Devi Irham Izzah, Hikmatul Jehad A.H. Hammad Juwita Annisa Fauzi Kartika Candra Kirana Kenya, Ponasari Baron Mutiara Kurnia, Amanda Dwi Luk, Luk Marji Marji Masruroh, Heni Mochammad Rizal Ramadhan Mufidah, Wida Al Muhammad Afnan Habibi Muhammad Turhan Yani Muladi Mumammad Ulinnuha Musthofa Musta’amal @ Jamal, Aede Hatib Nidhom, Ahmad Mursyidun Ningrum, Gres Dyah Kusuma Nisrina, Salma Huwaida Nornazira Suhairom Nur Hidayat, Wahyu Nurkolis, Veri Nuzul Zaeni Eki Ramadhanu Otto Fajarianto Putri Galuh Ningtiaz Qodamu Shidqi Rachman Kurniawan Ramadhani, Syaifudin Ramadiani, Nanda Resta Ratri Martyasari Rezi Duta Pratama Rina Rifqie Mariana Rinawan, Rangga Bayu Salma Huwaida Nisrina Setiadi Cahyono Putro Setyawan, Wahyu Dwi Sh Mohd Firdaus Siti Sendari Soraya Norma Mustika Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sujit Sujit Sujito Sujito Sukarnati Sukarnati Suti Mega Nur Azizah Sutopo Sutopo Syaad Patmanthara Syaifudin Ramadhani Syamsul Hadi Syamsul Hadi Tiasari, Wulidah Ning Tito Al Afrin Uwais Tri Sutikno Tri Wahyu Hardaningrum Tuwoso Urnika Mudhifatul Jannah Utama, Muhammad Aulia Veri Nurkolis Wafik Nur Muhammad Arwani Wahyu Dwi Setyawan Wahyu Mulyo Utomo Yuni Rahmawati Zufida Kharirotul Umma