Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman filosofi pendidikan Pancasila terhadap karakter kewarganegaraan siswa SMA di era digital. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif-korelasional, data dikumpulkan dari siswa SMA menggunakan kuesioner skala Likert. Berdasarkan pengujian regresi yang telah dilakukan, ditemukan bahwa tingkat pemahaman siswa terhadap filosofi Pancasila memberikan pengaruh yang positif sekaligus signifikan terhadap pembentukan karakter kewarganegaraan mereka, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berada jauh di bawah ambang batas 0,05. Adapun besaran kontribusi variabel tersebut tercermin dari nilai coefficient of determination (R²) = 0,425, yang berarti sekitar 42,5% variasi karakter kewarganegaraan siswa mampu dijelaskan oleh variabel pemahaman filosofi Pancasila. Selebihnya, sebesar 57,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model, di antaranya digital literacy dan kondisi lingkungan sosial siswa. Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi nilai Pancasila berfungsi sebagai kerangka kognitif yang mengarahkan perilaku etis dan bertanggung jawab di ruang publik maupun siber. Guru diharapkan menggeser metode pembelajaran dari hafalan normatif menuju pendekatan reflektif-kontekstual yang relevan dengan tantangan zaman. Kata Kunci: Era Digital, Karakter Kewarganegaraan, Pancasila, Pemahaman Filosofi, Pendidikan
Copyrights © 2026