Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi dan implementasi nilai pendidikan humanisme oleh guru muda (masa kerja 0-5 tahun). Menggunakan metode kualitatif deskriptif fenomenologis, data dihimpun melalui wawancara terhadap delapan guru SMA. Hasil penelitian menunjukkan guru muda memiliki persepsi positif terhadap paradigma “memanusiakan manusia”. Secara praktis, implementasi dilakukan melalui penciptaan keamanan psikologis dan pemberian otonomi belajar terbatas. Namun, ditemukan “kesenjangan implementasi” akibat hambatan struktural seperti tekanan kurikulum, keterbatasan waktu, dan minimnya praktik evaluasi diri siswa. Kesimpulannya, meskipun guru muda memiliki idealisme humanistik yang kuat, penerapannya masih sering terdistorsi oleh tuntutan sistemik sekolah. Temuan ini menegaskan perlunya dukungan kebijakan yang lebih inklusif agar nilai-nilai humanisme dapat terwujud secara konsisten dalam praktik pembelajaran. Kata Kunci: Guru Muda, Implementasi Pembelajaran, Keamanan Psikologis, Pendidikan Humanisme, Sekolah Menengah
Copyrights © 2026