CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
Vol. 6 No. 3 (2026)

PRODUKSI DAN REPRODUKSI MEMORI: PENGALAMAN MASYARAKAT TERKAIT PERISTIWA KAHAR MUZAKKAR DI GOWA DAN MAKASSAR

Asmawati Asmawati (Universitas Negeri Makassar)
Raodah Tul Syahwani (Universitas Negeri Makassar)
Nurul Ima Ningsih (Universitas Negeri Makassar)
Nur Hikma (Universitas Negeri Makassar)
Ardianti Dwi Andini (Universitas Negeri Makassar)
Asnira Sainuddin (Universitas Negeri Makassar)
Susi Susanti (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2026

Abstract

This study examines the community's collective memory of the Kahar Muzakkar incident in the Gowa and Makassar regions as part of a social experience that continues to be passed down from generation to generation. The study aims to understand the process of memory formation through direct experience, reproduction through oral storytelling, and its transformation in contemporary society. The study employed a descriptive qualitative approach using oral history and life history methods. Data were obtained through in-depth interviews with seven informants, consisting of individuals who directly experienced the conflict situation and those who gained knowledge through family and social stories. The results indicate that community memory is formed from emotional experiences such as fear, anxiety, and insecurity during the conflict. This memory is then passed down through oral narratives that are continually adjusted and reinterpreted according to changing generations and the social context. Furthermore, community views of Kahar Muzakkar have also changed and are no longer understood in a single sense. This research demonstrates that collective memory is dynamic and continuously reconstructed in community life. ABSTRAK Penelitian ini membahas memori kolektif masyarakat mengenai peristiwa Kahar Muzakkar di wilayah Gowa dan Makassar sebagai bagian dari pengalaman sosial yang terus diwariskan antar generasi. Penelitian bertujuan memahami proses terbentuknya memori melalui pengalaman langsung, reproduksi melalui cerita lisan, serta transformasinya dalam masyarakat masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode sejarah lisan (oral history) dan life history. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang terdiri atas individu yang mengalami langsung situasi konflik maupun yang memperoleh pengetahuan melalui cerita keluarga dan lingkungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memori masyarakat terbentuk dari pengalaman emosional seperti rasa takut, cemas, dan ketidakamanan selama masa konflik. Memori tersebut kemudian diwariskan melalui narasi lisan yang terus mengalami penyesuaian dan penafsiran ulang sesuai perkembangan generasi dan konteks sosial. Selain itu, pandangan masyarakat terhadap sosok Kahar Muzakkar juga mengalami perubahan dan tidak lagi dipahami secara tunggal. Penelitian ini menunjukkan bahwa memori kolektif bersifat dinamis dan terus direkonstruksi dalam kehidupan masyarakat.    

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cendekia

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu ...