Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tari Pa’jaga Dalam Upacara Rombutuka Nur Hikma; Selfiana Saenal; Rahma M M
JURNAL PAKARENA Vol 4, No 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.21 KB) | DOI: 10.26858/p.v4i2.12089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk. 1. Mengetahui keterkaitan Tari Pa’jaga dengan upacara rombotuka (Tobotting) di Desa Kaluppini Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. 2. Mengetahui bagaimna makna Tari Pa’jaga dalam upacara Rombotuka (Tobotting) di Desa Kaluppini Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. Untuk mencapai tujuan tersebut, dipilih jenis penelitian kualitatatif. Metode yang digunakan yaitu: (1). Observasi, (2). Wawancara, dan (3). Dokumentasi. Hasil analisis data menunjukan bahwa bahwa (1) Keterkaitan Tari Pa’jaga dalam upacara Rombutuka (Tobotting) di Desa Kaluppini Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang yaitu sebagai tarian persembahan kepada sang leluhur di Kaluppini dan juga sebagai pelengkap di dalam acara pernikahan. Masyarakat setempat meyakini, dengan melaksanakan tarian Pa’jaga di acara perkawinan maka akan terhindar dari segalah sesuatu yang bermaksud menganggu. Termasuk roh-roh yang bermaksud jahat, dan dimudahkan dalam segala urusannya. Terutama orang yang baru saja melangsungkan pernikahan, agar selalu dilindungi dalam berumah tangga dan terhindar dari perceraian. Jika Tarian Pa’jaga tidak dilaksanakan dalam upacara Rombotuka (Tobotting) maka acara itu belum dianggap sempurna karena banyak kandungan makna yang terdapat dalam syair-syair Tari Pa’jaga. (2). Makna yang terkandung dalam Tarian Pa’jaga, sebagai bentuk penyerahan diri kepada sang Maha Pencipta dan mendoakan semua masyarakat Kaluppini agar terhindar dari segala marabahaya. Juga mendoakan pengantin baru (pada pesta pernikahan) semoga senantiasa diberi keselamatan dalam menjalani kehidupan yang baru, dimudahkan rezeki dan segala urusan. Dalam kandungan doanya atau syair-syairnya juga mengandung makna agar kedua pengantin senantiasa bersama dalam menjalani kehidupan baru dan tidak mudah bercerai.
The Effect of Flash Animation-Based Discovery Learning on Students’ Chemical Bonding Learning Outcomes Nur Hikma; Ramdani Ramdani; Eda Lolo Allo
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 17, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v17i1.22475

Abstract

This study aims to determine the effect of Macromedia Flash-based animation media within the Discovery Learning model on the learning outcomes of Grade XI MIPA students at MA Manongkoki, Takalar Regency, in the subject of Chemical Bonding. The research used a quasi-experimental design with a quantitative approach and employed a posttest-only control group design. The sampling technique was random sampling. The study population consisted of all three Grade XI MIPA classes, with XI MIPA 1 as the experimental group and XI MIPA 2 as the control group. A multiple-choice test was used as the research instrument to collect data on student learning outcomes. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics. The descriptive results showed that the experimental class achieved a higher average score (83.92) than the control class (71.08). Inferential statistical analysis indicated that the data were not normally distributed; therefore, the Mann-Whitney test was used. The analysis yielded a Zcount value of 3.11, which was greater than the Ztable value of 1.65. Based on these results, it can be concluded that Macromedia Flash-based animation media within the discovery learning model has a significant positive effect on students’ learning outcomes in chemical bonding.
Representasi Nilai Kepedulian Lingkungan dalam Buku Cerita Anak "Balapan Sampah" Nur Hikma; Juanda Juanda; Usman Pahar; Hadryanti
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 15 No. 1 (2026): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children’s storybooks play an important role in instilling character and educational values. One essential value that should be introduced early is environmental awareness. This study aims to analyze the representation of environmental awareness values in the children’s storybook "Balapan Sampah" (Trash Race). The research employed a qualitative approach using content analysis of the story text. The data consisted of words, phrases, sentences, character dialogues, and events reflecting environmental awareness values. Data were analyzed through close reading, data reduction, categorization, and meaning interpretation based on Stuart Hall’s theory of representation. The findings show that the story represents several environmental awareness values, including maintaining environmental cleanliness, disposing of waste properly, managing waste responsibly, and cooperating to protect the environment. These values are conveyed implicitly through characters’ actions, dialogues, and plot events. The study concludes that "Balapan Sampah" has strong potential as a children’s literary learning medium for fostering environmental awareness and character development from an early age. Abstrak: Buku cerita anak memiliki peran penting dalam menanamkan nilai karakter dan edukatif. Salah satu nilai penting yang perlu diperkenalkan sejak dini ialah kepedulian lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai kepedulian lingkungan dalam buku cerita anak ”Balapan Sampah”. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi terhadap teks cerita. Data berupa kata, frasa, kalimat, dialog tokoh, dan peristiwa yang memuat nilai kepedulian lingkungan. Analisis dilakukan melalui pembacaan menyeluruh, reduksi data, pengelompokan, dan penafsiran makna dengan perspektif teori representasi Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita ini merepresentasikan nilai menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, mengelola sampah dengan baik, serta bekerja sama menjaga lingkungan. Nilai-nilai tersebut disampaikan secara implisit melalui tindakan tokoh, dialog, dan alur cerita. Buku ”Balapan Sampah” berpotensi menjadi media pembelajaran sastra anak untuk menanamkan kepedulian lingkungan dan membentuk karakter sejak dini pada anak  
Upaya Mengurangi Stres Akademik Mahasiswa Melalui Konseling Kelompok Teknik Problem Solving Nur Hikma; M Ahkam Alwi; Kartika Cahyaningrum; Dian Novita Siswanti; Muh Daud
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.85924

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa tingkat akhir dalam mengurangi stres akademik melalui konseling kelompok dengan teknik problem solving. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar yang sedang mengerjakan skripsi. Permasalahan utama yang dihadapi peserta meliputi kecemasan menghadapi bimbingan, kesulitan memulai penulisan, penundaan pengerjaan skripsi, kurang percaya diri, takut terhadap revisi, serta kesulitan mengatur waktu. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, pelaksanaan konseling kelompok, penerapan teknik problem solving, dan evaluasi hasil kegiatan. Dalam proses konseling kelompok, peserta diarahkan untuk mengenali sumber stres akademik, merumuskan masalah secara jelas, mencari alternatif solusi, menentukan strategi penyelesaian yang realistis, menyusun rencana tindakan, serta mengevaluasi perkembangan penyelesaian skripsi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada peserta, terutama dalam kemampuan memahami sumber stres, mengelola tekanan akademik, dan menyusun langkah penyelesaian masalah secara lebih sistematis. Dinamika kelompok juga memberikan dukungan sosial bagi peserta sehingga mereka merasa tidak sendiri dalam menghadapi hambatan penyusunan skripsi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik problem solving dapat menjadi alternatif layanan pendampingan yang relevan bagi mahasiswa tingkat akhir. Intervensi ini tidak hanya membantu menurunkan stres akademik, tetapi juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi masalah akademik secara adaptif, terarah, dan produktif.