Pemahaman konsep geometri masih sangat rendah, salah satu penyebab adalah penggunaan bahan ajar serta model dan media pembelajaran tidak berpusat pada siswa. Solusinya adalah pengembangan bahan ajar dengan model serta media yang digunakan harus berpusat pada siswa, salah satunya adalah bahan ajar dengan model model problem-based learning berbasis etnomatematika. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar dengan model problem-based learning berbasis etnomatematika gerak tari wanda pa’u untuk meningkatkan mathematical attitude. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang mengimplementasikan Borg and Gall. Subjek penelitian melibatkan siswa kelas V sebanyak 3 sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modul Ajar dan LKPD dengan model problem-based learning berbasis etnomatematika tarian wanda pa’u kategori valid dari validator dengan skor masing-masing 3,7 dan 3,6. Hasil perhitungan praktilisasi menunjukkan 98% dari guru, 93,65% dari siswa dan 95,76% keseluruhan. Hasil uji efektivitas produk dengan pengujian N-Gain score memperoleh stndar deviation 1.236 sedangkan precent N-gain 123.562. Hasil uji normalitas dan homogenitas diperoleh nilai p yang signifikan (p>0,05) dengan pola distribusi normal. Secara keseluruhan disimpulkan bahwa pengembangan modul ajar model problem based learning berbasis etnomatematika gerak tari wanda pa’u dapat meningkatkan mathematical attitude di siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026