Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media digital (video animasi dan komik edukatif) dan media konvensional (roda putar 12 murid Yesus) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di SDN 3 Kereng Bangkirai serta menganalisis pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, angket motivasi (pre-test dan post-test), dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 16 siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital sangat efektif dalam meningkatkan motivasi siswa, dengan hasil angket yang didominasi oleh jawaban sangat setuju dan setuju (SS=95, S=75, TS=10). Siswa terlihat lebih antusias, aktif, dan mampu memahami materi dengan mudah. Sementara itu, media konvensional juga memberikan kontribusi positif namun dengan tingkat motivasi yang lebih rendah (SS=75, S=75, TS=10). Meskipun media konvensional melibatkan siswa secara langsung, motivasi yang dihasilkan tidak seoptimal media digital. Kesimpulan penelitian ini adalah media digital lebih efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, namun media konvensional tetap dapat digunakan sebagai variasi pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media pembelajaran yang variatif dan inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan media pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di sekolah dasar.
Copyrights © 2026