Penelitian ini membahas Tari Katera sebagai bentuk ungkapan budaya masyarakat Kota Bengkulu. Tari Katera merupakan tari kreasi yang diciptakan oleh Iswanto pada tahun 1991 sebagai hasil pengembangan dari Tari Saputangan Bengkulu. Tari ini berkembang dalam kehidupan masyarakat Kota Bengkulu dan sering ditampilkan dalam acara adat perkawinan, khususnya pada acara bimbang gedang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Tari Katera sebagai bentuk ungkapan budaya masyarakat Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Katera memiliki bentuk pertunjukan yang terdiri atas unsur gerak, penari, musik, busana, rias, properti, dan tempat pertunjukan. Sebagai bentuk ungkapan budaya masyarakat Kota Bengkulu, Tari Katera mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, keharmonisan, kegembiraan, dan identitas budaya masyarakat. Kehadiran Tari Katera dalam upacara perkawinan adat menunjukkan hubungan yang erat antara seni dan kehidupan masyarakat. Selain itu, Tari Katera memiliki fungsi sebagai bagian dari upacara adat, fungsi nilai budaya, fungsi identitas budaya, dan fungsi hiburan bagi masyarakat Kota Bengkulu.
Copyrights © 2026