Penelitian ini berangkat dari pentingnya pengelolaan catatan pendidikan (sijillāt tarbawiyyah) sebagai instrumen strategi dalam tata kelola lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Keterampilan Mahārah at-Ta'āmul ma'a as-Sijillāt at-Tarbawiyyah sebagaimana dikemukakan Abu Naser dinilai relevan untuk menjawab kebutuhan pengelolaan dokumen pendidikan yang sistematis, akuntabel, dan berorientasi mutu. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan mengenai bagaimana relevansi konsep tersebut dengan Standar Pengelolaan Pendidikan dalam regulasi nasional. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis karya primer Abu Naser serta peraturan seperti Permendikbudristek Nomor 47 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian antara prinsip dokumentasi dalam perspektif administrasi pendidikan Islam dengan tuntutan standar nasional, terutama dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi berbasis data. Temuan ini berdampak pada penguatan tata kelola pendidikan Islam melalui integrasi nilai-nilai etis, efisiensi administrasi, serta peningkatan akuntabilitas lembaga. Kajian ini menekankan pentingnya model pengembangan catatan pengelolaan yang menggabungkan prinsip administrasi Islam dan standar nasional untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan pendidikan.
Copyrights © 2026