Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium dan masih menjadi masalah kesehatan global. Meskipun telah tersedia berbagai antibiotik, munculnya resistansi obat seperti multidrug-resistant Mycobacterium tuberculosis (MDR-TB) menjadi tantangan serius dalam pengendalian TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas anti- Mycobacterium dari jamur simbion spons Stylissa sp. Serta mengidentifikasi jenis jamur simbion yang berpotensi. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium menggunakan metode difusi cakram (paper disc). Ekstrak jamur simbion diuji dalam lima konsentrasi (200, 300, 400, 500, 600 µg/disc) dengan tiga kali ulangan, menggunakan streptomycin sulfat sebagai kontrol positif dan alkohol 70% sebagai kontrol negatif. Mikroorganisme uji adalah Mycobacterium smegmatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 ekstrak jamur simbion memiliki aktivitas anti-Mycobacterium pada konsentrasi 250 µg/disc dengan zona hambat 7–9 mm. Ekstrak nomor 12 (LS-10) menunjukkan aktivitas tertinggi sehingga dilanjutkan pada uji MIC dan MBC dengan hasil masing-masing 2,18 µg/disc dan 8,72 µg/disc. Identifikasi menunjukkan bahwa jamur simbion LS-10 memiliki kemiripan dengan genus Aspergillus sp. Temuan ini menunjukkan potensi jamur simbion spons Stylissa sp. Sebagai sumber senyawa anti-Mycobacterium baru.
Copyrights © 2026