Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, dimana plak gigi menjadi faktor utama penyebab karies. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan adalah penggunaan obat kumur, termasuk yang berbahan alami seperti ekstrak kulit kayu manis (Cinnamomum burmanni) yang memiliki kandungan antibakteri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta menilai efektivitas penggunaan obat kumur ekstrak etanol kulit kayu manis dalam menurunkan plak gigi pada mahasiswa Jurusan Teknik Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Medan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan (edukasi), pembagian kuesioner pre-test dan post-test, serta pemeriksaan indeks plak sebelum dan sesudah penggunaan obat kumur. Kegiatan ini melibatkan 40 responden. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden dari 82,5% kategori baik sebelum edukasi menjadi 100% setelah edukasi. Selain itu, terjadi peningkatan kebersihan gigi dan mulut, dimana kategori indeks plak baik meningkat dari 42,5% menjadi 85% setelah penggunaan obat kumur ekstrak kulit kayu manis. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi kesehatan gigi dan penggunaan obat kumur ekstrak kulit kayu manis efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta menurunkan indeks plak gigi. Pemanfaatan bahan herbal ini dapat menjadi alternatif yang aman, murah, dan mudah dalam upaya pencegahan karies gigi di masyarakat.
Copyrights © 2026