Penelitian ini menunjukkan adanya akar tekstual yang teridentifikasi secara sistematis secara digital. Penelitian ini menganalisis akar kata wasat (وسط) sebagai fondasi linguistik moderasi beragama (wasatiyyah) dalam Al-Qur'an menggunakan pendekatan korpus digital berbantuan Qur'an Tools. Metode deskriptif-kuantitatif meliputi penelusuran akar kata, analisis frekuensi, pemetaan distribusi, dan analisis ko-okurensi. Hasil penelitian ini adalah: (a) kata wasat muncul 5 kali dalam 5 ayat di 4 surah dengan distribusi ayat surah Madaniyah lebih besar dari ayat surah Makkiyah, (b) secara kronologis evolusi makna ayat-ayat wasat terjadi dari fisik-spasial menuju kualitas personal, ritual, identitas kolektif, dan norma hukum; (c) analisis ko-okurensi kata wasatan dalam QS. 2: 143 menunjukkan bahwa moderasi Islam bersifat teosentris-aktif, tidak pasif; dan (d) bentuk superlatif (awsaṭ) menegaskan relativitas dan kontekstualitas moderasi.
Copyrights © 2026