Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas Problem Based Learning dalam kemampuan berpikir spasial dalam mata pelajaran vektor pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Probolinggo. Kemampuan visualisasi arah, posisi, dan besaran vektor yang rendah dipelajari di sekolah menjadi alasan penulis untuk melaksanakan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskripsi dengan periode penelitian 06 Oktober- 06 November 2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir spasial, pedoman wawancara, dan dokumentasi yang telah melalui validitas isi, validitas konstruk, serta reliabilitas berbasis triangulasi data. Kelas eksperimen mendapat pembelajaran masalah, sementara kelas kontrol masih memperoleh pembelajaran konvensional. Adapun hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen, yaitu dari rata-rata pretest 71,63 menjadi 86,03 pada posttest, sementara kelas kontrol dari 61,96 menjadi 77,06. Hal tersebut didukungi oleh wawancara dan dokumentasi terhadap peningkatan kemampuan visualisasi ruang, rotasi mental, orientasi spasial, dan representasi vektor di kelas eksperimen. Hal ini membuktikan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa dan memberikan dasar kuat empirik bagi guru untuk memberikan materi vektor dengan memperdalam konteks nyata.
Copyrights © 2026