Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA PERMAINAN GOBAK SODOR Umar Hamdan; Nur Wiji Sholikin
SOCIAL EDU: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): February
Publisher : PT Innovative Academic Journals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is to investigate ethnomathematics in the traditional Banyuanyar Probolinggon game Gobak Sodor on mathematical ideas like gradients, vectors, and point-to-point distance. Based on the information gathered and the data collected through observations and interviews, this study employs an anthropological approach to describe a thorough investigation of a culture. In order to comprehend ethnomathematics in relation to mathematical notions like vectors, gradients, and point-to-point distances, this study focuses on the Gobak Sodor game, one of the traditional games played in Banyuanyar Probolinggo. This demonstrates how mathematical ideas and methods of deepening in earlier research that have connections to geometric mathematical notions like flat shapes are related to the traditional game Gobak Sodor in Banyuanyar Probolinggo. The use of traditional game media in mathematics education can have advantages, such as helping students visualize mathematical topics in a realistic setting, which improves their comprehension.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA Umar Hamdan; Nur Wiji Sholikin
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.262

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan berpikir kritis sebagai kompetensi yang esensial, namun kerap menjadi tantangan dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi statistika yang memerlukan penalaran kompleks. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis implementasi metode pembelajaran kolaboratif dan efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI pada materi statistika. Menggunakan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest control, penelitian ini melibatkan 30 siswa dari dua kelas XI di MA. Fatahillah. Data dikumpulkan melalui tes esai terstandar dan observasi proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor keterampilan berpikir kritis yang signifikan pada kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran kolaboratif dibandingkan dengan kelompok kontrol. Ini menunjukkan bahwa lingkungan pembelajaran yang mendorong interaksi, diskusi, dan pemecahan masalah bersama dalam metode kolaboratif secara efektif menstimulasi dan mengembangkan kemampuan siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, serta mensintesis informasi statistika secara kritis.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR SPASIAL SISWA MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Umar Hamdan; Hanifa; Washila Nur Azizah Putri; Muhammad Farhan; Nur Wiji Sholikin
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.568

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas Problem Based Learning dalam kemampuan berpikir spasial dalam mata pelajaran vektor pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Probolinggo. Kemampuan visualisasi arah, posisi, dan besaran vektor yang rendah dipelajari di sekolah menjadi alasan penulis untuk melaksanakan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskripsi dengan periode penelitian 06 Oktober- 06 November 2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir spasial, pedoman wawancara, dan dokumentasi yang telah melalui validitas isi, validitas konstruk, serta reliabilitas berbasis triangulasi data. Kelas eksperimen mendapat pembelajaran masalah, sementara kelas kontrol masih memperoleh pembelajaran konvensional. Adapun hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada kelas eksperimen, yaitu dari rata-rata pretest 71,63 menjadi 86,03 pada posttest, sementara kelas kontrol dari 61,96 menjadi 77,06. Hal tersebut didukungi oleh wawancara dan dokumentasi terhadap peningkatan kemampuan visualisasi ruang, rotasi mental, orientasi spasial, dan representasi vektor di kelas eksperimen. Hal ini membuktikan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir spasial siswa dan memberikan dasar kuat empirik bagi guru untuk memberikan materi vektor dengan memperdalam konteks nyata.