Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)

Pendampingan Keluarga Dalam Manajemen Nyeri Non-Farmakologi Pada Pasien Post Fraktur Di Wilayah Kerja Puskesmas Manggala

Andi Ernawati Manuntungi (Institut Kesehatan dan Bisnis St Fatimah Mamuju)
Dia Rejeki Utami (Institut Kesehatan dan Bisnis St Fatimah Mamuju)
Rezqiqah Aulia Rahmat (Universitas Bosowa)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2026

Abstract

ABSTRACT Fracture is a condition involving disruption of bone continuity that often causes pain, limited mobility, and discomfort during the recovery process. Pain management in post-fracture patients does not only rely on pharmacological therapy but also requires non-pharmacological interventions that can be independently performed by patients and families at home. Families play an important role in providing psychological support, assisting mobility, and applying simple pain management techniques. This Community Service Program aimed to improve family knowledge and skills in implementing non-pharmacological pain management for post-fracture patients in the working area of Manggala Public Health Center. The methods included health education, demonstrations of deep breathing relaxation, distraction techniques, comfortable positioning, appropriate compress techniques, and family assistance. Evaluation was conducted using pre-test and post-test knowledge assessments. The participants consisted of 35 families of post-fracture patients. The results showed an increase in participants’ knowledge scores from 54.6 before education to 87.2 after education. Participants were also able to demonstrate appropriate non-pharmacological pain management techniques. This program demonstrated that family assistance effectively improves family ability to support pain control and enhance patient comfort during post-fracture recovery. ABSTRAK Fraktur merupakan kondisi terputusnya kontinuitas tulang yang sering menimbulkan nyeri, keterbatasan aktivitas, dan gangguan kenyamanan pasien selama masa pemulihan. Pengelolaan nyeri pada pasien post fraktur tidak hanya bergantung pada terapi farmakologi, tetapi juga membutuhkan intervensi non-farmakologi yang dapat dilakukan secara mandiri oleh pasien dan keluarga di rumah. Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan psikologis, membantu mobilisasi, serta menerapkan teknik sederhana untuk mengurangi nyeri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan manajemen nyeri non-farmakologi pada pasien post fraktur di wilayah kerja Puskesmas Manggala. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan, demonstrasi teknik relaksasi napas dalam, distraksi, pengaturan posisi nyaman, kompres sesuai indikasi, serta pendampingan keluarga. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan. Sasaran kegiatan sebanyak 35 keluarga pasien post fraktur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 54,6 sebelum edukasi menjadi 87,2 setelah edukasi. Peserta juga mampu mempraktikkan teknik manajemen nyeri non-farmakologi secara tepat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan keluarga efektif dalam meningkatkan kemampuan keluarga untuk membantu mengontrol nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien selama proses pemulihan post fraktur.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpemas

Publisher

Subject

Humanities Education Engineering Health Professions Nursing

Description

Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, tidak memiliki ruang lingkup yang spesifik, Jurnal ini merupakan jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan ...