Peralatan maternal-neonatal memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan bayi di puskesmas. Alat kesehatan yang tidak terpelihara, tidak terkalibrasi, atau tidak terdokumentasi dengan baik dapat menimbulkan risiko kesalahan pengukuran, keterlambatan pelayanan, serta menurunkan mutu dan keselamatan pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan peran elektromedis dalam pengelolaan teknis peralatan maternal-neonatal di Puskesmas Kota Kediri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui tahapan koordinasi, identifikasi alat, inventarisasi, pemeriksaan kondisi fisik, pengecekan fungsi, pemeliharaan, kalibrasi, dokumentasi, pelabelan status kelaikan, dan pemberian rekomendasi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 41 unit alat yang diperiksa, sebanyak 38 unit atau 92,68% dinyatakan laik pakai, 1 unit atau 2,44% laik dengan catatan, dan 2 unit atau 4,88% tidak laik. Hasil kalibrasi dan uji fungsi menunjukkan bahwa fetal doppler dan sphygmomanometer 75% memenuhi parameter teknis yang diuji dan 25% laik dengan catatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan tenaga elektromedis berperan penting dalam memastikan alat kesehatan berada dalam kondisi aman, akurat, andal, dan siap digunakan. Pengelolaan teknis yang terencana dan berkelanjutan diperlukan untuk mendukung keselamatan pasien serta meningkatkan mutu pelayanan maternal-neonatal di puskesmas.
Copyrights © 2026