Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya religius, implementasi akhlakul karimah siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SMP Al-Mubarok Boarding School Jatiasih Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi budaya religius melalui pembiasaan ibadah harian dan perilaku 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun) telah berjalan efektif berkat sinergi kolektif antara guru, wali kelas, dan staf. Faktor pendukung utama meliputi kerjasama lintas sektoral, sarana prasarana yang memadai, serta keteladanan (uswah) dari tenaga pendidik. Namun, efektivitas program masih terkendala oleh rendahnya intensitas pengawasan, fluktuasi komitmen bersama dalam penerapan aturan, serta mekanisme evaluasi program yang belum tersistematisasi secara berkala. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sistem monitoring digital dan formalisasi evaluasi bulanan untuk menjamin keberlanjutan mutu karakter siswa di lingkungan asrama.
Copyrights © 2026