Penelitian ini berawal dari keinginan peneliti tentang bagaimana penanaman nilai-nilai pendidikan multikultural yang terdapat di Madrasah Aliya Negeri 2 Samarinda, bersumber dari sejarah perkembangan penduduk kota Samarinda yang berasal dari berbagai suku pendatang, melahirkan tantangan tersendiri bagi penduduk dari suku aslinya untuk mampu hidup berdampingan dan mempertahankan kebudayaan asli leluhur. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang disusun secara sistematis dari setiap bagian, fenomena serta hubungannya. Metode pengumpulan data didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) MA Negeri 2 Samarinda merupakan sekolah keagamaan yang menerapkan nilai pendidikan multikultural pada peserta didik guna mampu menghargai dan menghormati bentuk-bentuk keragaman dan perbedaan. 2) Penerapan pendidikan multikultural di MA Negeri 2 Samarinda dengan cara mengintegrasikan ke dalam mata pelajaran. 3) Kesan korelasi yang erat antara budaya dan agama yang sangat bagi masyarakat Kalimantan Timur membuat kedua hal tersebut tidak dapat di pisahkan.
Copyrights © 2025