Pembelajaran Fisika pada abad ke-21 menuntut pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, kolaborasi, kreativitas, komunikasi, dan literasi digital melalui pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Salah satu pendekatan yang dinilai mampu memenuhi tuntutan tersebut adalah Project-Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan menganalisis tren implementasi PjBL dalam pembelajaran Fisika, mengidentifikasi karakteristik penelitian yang telah dilakukan, serta menemukan kesenjangan penelitian sebagai dasar pengembangan kajian selanjutnya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Artikel diperoleh dari basis data Google Scholar, ERIC, dan Scopus menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Dari 2.972 artikel yang teridentifikasi, enam artikel memenuhi kriteria untuk dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL secara konsisten meningkatkan hasil belajar, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah peserta didik. Namun, sebagian besar penelitian masih berfokus pada aspek kognitif, sedangkan pengukuran keterampilan kolaborasi dan literasi digital serta integrasi teknologi pembelajaran inovatif masih terbatas. Temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan model PjBL yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan teknologi digital, penilaian autentik, dan konteks pembelajaran yang relevan guna mendukung penguatan kompetensi pembelajaran Fisika abad ke-21.
Copyrights © 2026